Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

3.600 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Pastur Jerman selama 70 Tahun

logo Kumparan Kumparan 12/09/2018 Denny Armandhanu
Ilustrasi Pastur © Disediakan oleh Kumparan Ilustrasi Pastur

Lebih dari 3.600 anak menjadi korban pelecehan seksual pastur di Jerman selama hampir 70 tahun. Ribuan kasus itu juga tidak ditangani dengan serius oleh gereja Katolik, membuat pelakunya dengan mudah lari dari hukum.

Hal ini terungkap dalam laporan hasil penyelidikan oleh Konferensi Waligereja Jerman yang diteliti tiga universitas di Jerman; Universitas Giessen, Heidelberg dan Mannheim, Rabu (12/9). Mengutip AFP, laporan itu dipaparkan oleh media-media besar Jerman di antaranya Spiegel dan Die Zeit.

Dalam laporan itu disebutkan ada 1.670 pastur di Jerman yang melakukan serangan seksual terhadap 3.677 anak antara 1946 hingga 2014. Kebanyakan korban adalah anak lelaki berusia 13 tahun atau lebih muda. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa 38 ribu dokumen dari 27 keuskupan di Jerman. 

Diduga angka kekerasan seksual lebih besar dari yang dilaporkan. Pasalnya peneliti menemukan ada beberapa catatan yang kemungkinan dihancurkan atau dimanipulasi.

Para pelaku pelecehan seksual, ujar laporan itu, kebanyakan dipindahkan ke daerah lain setelah kejahatannya tercium. Di daerah baru, nama mereka kembali bersih karena riwayat kejahatannya terhapuskan.

Gereja Katolik © Disediakan oleh Kumparan Gereja Katolik

Hanya sepertiga, atau 566 dari 1.670 pelaku, yang menjalani sidang kedisiplinan karena kasus ini. Tapi kebanyakan bebas dengan hukuman ringan. 

Dari berbagai kasus ini, 154 kasus berakhir tanpa hukuman, 103 kasus ditutup dengan peringatan. Hanya 38 persen kasus yang disidang di pengadilan sipil, setelah dilaporkan oleh korban atau keluarga mereka.

Dalam sepuluh tahun terakhir, beberapa institusi Katolik Jerman telah mengungkapkan pelecehan seksual anak. Salah satunya adalah sekolah elite Jesuit di Berlin yang mengakui adanya pelecehan seksual sistematis terhadap siswa oleh dua pastur antara 1970 hingga 1980-an.

Tahun lalu, paduan suara Katolik terkenal di Jerman, Regensburger Domspatzen, mengungkapkan ada lebih dari 500 anak yang mengalami pelecehan seksual atau fisik di sekolah mereka.

Belum ada komentar dari Konferensi Waligereja Jerman terkait laporan ini. Rencananya pihak gereja akan menjabarkan temuan tersebut pada 25 September mendatang.

Laporan ini keluar di tengah gelombang laporan serupa di berbagai negara. Di Australia penyelidikan selama lima tahun menemukan tujuh persen dari pastur Katolik antara 1950 dan 2010 melakukan kejahatan seksual terhadap hampir 1.100 anak di negara itu.

Berbagai peristiwa ini memicu desakan kepada Paus Fransiskus untuk bertindak tegas. 

LAINNYA DARI Kumparan

image beaconimage beaconimage beacon