Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ada Temuan Bom Pipa, Bandara di Sri Lanka Ditutup

logo Kompas.com Kompas.com 22/04/2019 Ardi Priyatno Utomo

Suasana dalam Bandara Colombo, Sri Lanka, ketika ditutup pasca-ditemukannya bom pipa Minggu (21/4/2019). Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah gelombang ledakan bom yang menewaskan 207 orang. Sky News via Daily Mirror © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Suasana dalam Bandara Colombo, Sri Lanka, ketika ditutup pasca-ditemukannya bom pipa Minggu (21/4/2019). Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah gelombang ledakan bom yang menewaskan 207 orang. Sky News via Daily Mirror

Suasana tegang masih menyelimuti Sri Lanka setelah gelombang ledakan bom yang terjadi di delapan titik pada Minggu (21/4/2019) waktu setempat.

Terbaru Bandaranaike Internasional Colombo harus ditutup setelah Angkatan Udara menemukan adanya Alat Peledak Improvisasi (IED) dan meledakannya.

Kepada Sri Lanka Sunday Times via The Telegraph, juru bicara Angkatan Udara Gihan Seneviratne mengungkapkan, IED berjenis bom pipa itu ditemukan di jalan dekat bandara.

"Bom itu mempunyai panjang enam kaki (sekitar 1,8 meter) dan sudah diledakkan menggunakan alat khusus oleh tim gegana," terang Seneviratne dalam keterangan resmi.

Jurnalis Sky News Neville Lazarus menulis di Twitter dia mendengar ada ledakan yang terjadi di luar bandara setelah keamanan mendapatkan laporan ada paket mencurigakan.

"Saya berharap apapun paket mencurigakan yang ditemukan oleh pihak keamanan sudah dinetralkan/dihancurkan," ujarnya sebagaimana dikutip oleh Daily Mirror.

Pernyataan AU Sri Lanka itu terjadi beberapa jam setelah ledakan bom menghantam tiga gereja dan tiga hotel mewah yang berada di ibu kota Colombo, Negombo, dan Batticaloa.

Otoritas menyatakan total 207 orang tewas, termasuk di antaranya warga asing dan 450 lainnya terluka dengan mayoritas diduga dilaksanakan oleh pelaku bom bunuh diri.

Dalam ledakan ketujuh yang berlokasi di kawasan pinggiran Dematagoda, tiga anggota kepolisian tewas setelah mengejar pelaku yang kemudian meledakkan diri.

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Telegraph,Daily Mirror

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon