Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ayah Pilot Jordania yang Dibakar ISIS, Ingin Pelaku Lebih Menderita

logo Kompas.com Kompas.com 16/05/2018 Ervan Hardoko

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Abu Jawad al-Kasasbeh.Al Arabiya

Abu Jawad al-Kasasbeh, ayah pilot Jordania Muath al-Kasasbeh yang tewas dibakar hidup-hidup oleh ISIS, baru mendapatkan kabar penangkapan orang yang bertanggung jawab atas kematian putranya.

Saddam al-Jamal, nama komandan ISIS itu, ditangkap bersama empat tokoh senior ISIS lainnya di Irak pekan lalu.

Kini Abu Jawab berharap, Al-Jamal dan mereka yang terlibat dalam pembunuhan keji itu mendapatkan nasib lebih buruk dari yang dialami putranya.

Dalam wawancaranya dengan Al Arabiya usai penangkapan Saddam al-Jamal, Abu Jawad mengatakan, dia tak bisa membayangkan hal yang akan terjadi jika dirinya bertemu langsung dengan sang pembunuh Muath.

"Apa yang Anda harapkan dari seorang ayah yang berduka karena kematian putranya mengejutkan seluruh dunia?" tanya Abu Jawad.

Saat mendengar penangkapan Saddam al-Jamal, Abu Jawad melanjutkan, dia merasakan kemarahan besar muncul dari dalam dirinya.

"Hukuman yang diterima Jamal harus lebih buruk dari eksekusi yang dialami Muath," ujar Abu Jawad dengan suara bergetar.

Abu Jawad mengatakan, meski kematian putranya sudah terjadi beberapa tahun lalu, dia tak bisa melupakan wajah Muath.

"Saya melihat Muath dalam doa, saya melihat wajahnya dalam tidur. Saya melihat putra saya setiap saat dan saya masih berduka setiap hari," tambah Abu Jawad.

Jawad, kakak tertua Muath, menggambarkan betapa kesedihan ayahnya seolah tak terobati setelah bertahun-tahun.

"Saya kerap mendengar ayah menangis saat dia sendirian di dalam kamar," ujar Jawad.

Abu Jawad meminta pemerintah Jordania untuk membawa Al-Jamal dari Irak dan mengadilinya di negeri itu.

Dia juga menginginkan agar para komandan ISIS itu diinterogasi agar mengungkapkan semua hal yang masih tersembunyi seputar penangkapan dan eksekusi Muath.

Abu Jawad mengatakan, dia tak pernah menyangkal keinginannya untuk membalaskan kematian Muath.

"Saya ingin mereka yang membunuh Muath mendapatkan kematian seperti yang dialami putra saya," Abu Jawad menegaskan. 

Editor: Ervan Hardoko

Sumber: Al Arabiya

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon