Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Burung Kakak Tua Ini Bantu Polisi Ungkap Identitas Perampok

logo Tempo.co Tempo.co 12/08/2017 Tempo.co

Seorang perampok akhirnya ditangkap saat mencoba membobol sebuah rumah pasangan lansia. Niat jahatnya dihalangai seekor burung kakak tua.

Vitalij Kiseliov, 37, ditangkap ketika burung kakak tua asal Afrika bernama Rocky tersebut mematuk tangannya.

Peristiwa itu terjadi pada satu malam di bulan Juli lalu saat,Kiseliov menyatroni rumah sepasang suami istri di Gillingham,Kent, Inggris.

Baca: Perampok Spesialis Wanita Sopir Taksi Online di Sleman Ditangkap

Kiseliov mengambil sebuah laptop dan telepon seluler dan kemudian bermaksud mengambil Rocky yang berada di dalam kandang. Ia ingin menjualnya. Namun, Rocky mematuk tangan Kiseliov sebelum kakak tua itu dilempar ke luar jendela.

Tangan perampok itu berdarah akibat patukan Rocky. Dari ceceran darah itu polisi dapat mengambil sampel DNA untuk menyelidiki tersangka kasus perampokan ini.

"Polisi menduga Kiseliov melempar Rocky ke luar jendela karena digigit dan darahnya turut ditemukan yang menyebabkan penahanannya keesokan hari karena namanya tercantum dalam database polisi," kata Peter Rowing, pemilik rumah yang dirampok seperti yang dilansir The Sun pada 10 Agustus 2017.

Menurut polisi, Kiseliov telah memiliki 6 catatan kriminal di daerah itu setelah dipenjara hampir setahun karena kejahatan sama pada 2016.

Baca: Perampok Keliru Pasang Bom, Uang Jarahan Berserakan

Dalam upaya perampokan di rumah pasangan lansia itu, Kiseliov mencuri dua tangki oksigen yang digunakan Trudy sebagai bantuan pernapasan, serta empat kaleng minuman sebelum keluar dari rumah dengan hasil perampokan sebesar 1500 pound sterling.

Peristiwa perampokan yang dibantu oleh Rocky membuat bangga Rowing, 72 tahun, dan istrinya, Trudy, 70 tahun, yang menganggap Rocky sebagai pahlawan.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Kemudian, Rocky yang terlepas dari sangkar kemudian kembali kepada pemiliknya ketika salah satu cucu pasangan itu menulis tentang pencariannya di Facebook.

Dalam insiden itu, Kiseliov mencuri dua tangki oksigen yang digunakan Trudy sebagai bantuan pernapasan, serta empat kaleng minuman sebelum keluar dari rumah dengan hasil perampokan sebesar 1500 pound sterling.

Kiseliov yang didakwa dengan enam kasus perampokan, dijatuhi hukuman penjara 4 tahun di Pengadilan Maidstone, pada Rabu, 9 Agustus 2017.

THE SUN|MIRROR|YON DEMA

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon