Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Gelar Reformasi Ekonomi, Saudi Bikin 84 Hotel Tahun Ini

logo Tempo.co Tempo.co 14/02/2018 Tempo.co

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bakal mendongkrak industri hotel dengan menambah 84 hotel baru untuk 2018 ini. Ini menjadi bagian dari reformasi ekonomi dan birokrasi, yang sedang dijalani Arab Saudi, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja baru.

"Kami punya 30 hotel dalam pembangunan di 12 kota berbeda. Dan tim pengembangan kami terus mencari kesempatan bisnis baru," kata Kamel Ajami, wakil presiden bidang operasi KSA & Levant, Hilton, seperti dilansir media lokal Zawya, Selasa, 13 Februari 2018.

Ajami mengatakan Saudi merupakan pasar paling penting bagi perusahaan di kawasan Timur Tengah. Pasar ini menjadi semakin menarik setelah pemerintah Saudi melakukan reformasi birokrasi pemerintahan untuk memudahkan investasi. "Ini mewakili pengembangan terbesar kami di Timur Tengah," kata Ajami.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

84 hotel baru ini akan menyediakan sekitar 27,300 kamar, yang akan bisa digunakan hingga akhir tahun ini. Menurut laporan dari Saudi Arabia Hotel Construction Overview, jumlah ini mencapai 60 persen dari total rencana pembangunan 143 hotel.

Laporan ini disusun oleh Tophotels Projects, yang akan dibagikan menjelang gelaran The Hotel Show Saudi Arabia, yang akan digelar pada 10-12 April 2018.

Ada empat kota besar yang memiliki aktivitas tersibuk yaitu Riyadh, Jeddah, Makkah dan Al Khobar. Keempatnya termasuk dalam 10 kota teraktif di Timur Tengah untuk industri perhotelan dengan menempati peringkat ketiga, keempat, keenam dan sepuluh.

Sejumlah perusahaan hotel dunia akan membuka hotel baru di Saudi. Ini seperti Hilton Riyadh Hotel & Residences, Copthorne Hotel Makkah, Jabel Omar, Swiss-Belhotel Al Aziziya Makkah, Millennium Hotel Jeddah, and Hilton Garden Inn Al Khobar. Hilton menjadi hotel paling pesat perkembangannya di Saudi saat ini.

Putra Mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman, seperti dilansir Guardian dan Reuters, juga telah menyampaikan Visi 2030, yang di dalamnya tercantum pembuatan kota baru di pesisir Laut Merah Saudi. Visi ini merupakan cetak biru dari reformasi pembangunan di Saudi.

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon