Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Lima Mantan Presiden AS Galang Dana untuk Korban Badai

logo Kompas.com Kompas.com 23/10/2017 Ervan Hardoko
© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media

Lima mantan presiden AS (dari kiri ke kanan), Jimmy Carter, George Bush, George W Bush, Barack Obama, dan Bill Clinton. Mereka berkumpul untuk membantu penggalangan dana bagi korban terjangan sejumlah angin topan di Amerika Serikat tahun ini.JIM CHAPIN / AFP

Lima mantan presiden Amerika Serikat berkumpul dalam sebuah acara konser penggalangan dana untuk para korban badai yang melanda negeri itu tahun ini.

Digelar di Universitas Texas A&M, konser bertajuk "The One America Appeal" itu dihadiri Barack Obama, George W Bush, Bill Clinton, George HW Bush, dan Jimmy Carter.

Selain sejumlah musisi rock dan country, konser tersebut diramaikan juga oleh Lady Gaga.

"Tiada yang lebih indah dari semua orang yang mengesampingkan perbedaan demi membantu kemanusiaan di tengah bencana. #OneAmericaAppeal," kata Lady Gaga lewat akun Twitternya.

Kehadiran lima mantan presiden itu, tiga dari Partai Demokrat dan dua dari Partai Republik, turut mendongkrak jumlah uang yang disumbangkan untuk para korban badai Harvey, Irma, dan Maria.

Secara keseluruhan, dana yang terkumpul dalam acara itu mencapai 31 juta dolar AS atau sekitar Rp 418 miliar.

Konser itu digelar setelah Badai Harvey menerjang Texas pada Agustus lalu dan menimbulkan kerugian senilai miliaran dolar.

Badai Irma dan Maria memperparah keadaan dan wilayah yang terdampak pun semakin luas hingga mencapai Florida, Puerto Rico, dan Kepulauan Virgin AS.

"Sebagai mantan presiden, kami ingin membantu sesama warga Amerika sehingga mereka bisa mulai pulih," kata Obama.

Mantan Presiden George W Bush menambahkan, "Orang-orang menderita di sini. Namun, sebagaimana dikatakan orang Texas, 'Kami punya lebih banyak cinta di Texas daripada air'."

Kelima mantan presiden tampil bersama di panggung saat lagu kebangsaan AS dikumandangkan.

Presiden Donald Trump tidak bergabung dengan mereka, meski dia sempat mengirim pesan berisi ucapan terima kasih dan sanjungan atas pekerjaan "hebat" itu.

Editor: Ervan Hardoko

Sumber:

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon