Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Malaysia Resmi Minta Bantuan Australia untuk Identifikasi Puing MH370

logo Kompas.com Kompas.com 13/03/2018 Agni Vidya Perdana

Pemerintah Malaysia telah secara resmi meminta kepada Australia untuk berperan dalam memeriksa puing-puing dan sisa-sisa jenazah penumpang jika reruntuhan pesawat MH370 ditemukan dalam beberapa minggu mendatang.

"Kami sudah berbicara dengan Pemerintah Australia dan proses diskusi sedang berlangsung," kata Pemimmpin Tim Tanggap MH370 Azharuddin Abdul Rahman.

Pada 2014, Malaysia menandatangani nota kesepahaman agar Biro Keselamatan Transportasi Australia memimpin penyelidikan, dan Kepolisian Federal Australia melaksanakan pekerjaan mengidentifikasi korban bencana tersebut.

Namun kesepakatan tersebut telah berakhir dan Malaysia ingin mengaktifkan kembali kesepakatan tersebut.

Program PM ABC mendapatkan salinan pengarahan dari rencana pemulihan reruntuhan oleh tim investigasi resmi MH370.

Salinan arahan ini menetapkan daftar prioritas barang-barang yang diinginkan oleh penyidik dan beberapa perkiraan operasi selama tiga bulan yang berbasis di Perth, Australia Barat.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Keluarga penumpang pesawat MH370 menangis dalam acara peringatan hilangnya pesawat tersebut di Kuala Lumpur, Sabtu (3/3/2018).AFP/MANAN VATSYAYANA.

Data penerbangan dan perekam suara kokpit berada di bagian atas dari daftar itu.

Menyusul bagian kokpit pesawat, kompartemen kargo, dan komponen avionik serta peralatan satelit dari lengkungan yang terdapat di bawah bagian kokpit.

ABC telah diberitahu bahwa jika kedua kotak hitam tidak ditemukan, penyidik masih dapat mengumpulkan beberapa atau semua cerita tentang saat-saat terakhir MH370 dari berbagai bagian pesawat yang memberi umpan data ke kedua kotak hitam tersebut.

Namun di antara item yang paling sensitif dalam daftar prioritas yang ingin ditemukan dalam penyelidikan ini adalah sisa-sisa tubuh penumpang dan awak MH370.

Editor: Agni Vidya Perdana

Sumber: Australia Plus ABC

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon