Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Militer Amerika Serikat Ada di Suriah Sampai 3 Tujuan Tercapai

logo Tempo.co Tempo.co 16/04/2018 Tempo.co

Amerika Serikat tidak akan menarik pasukan militernya keluar dari perang Suriah hingga 3 tujuan tercapai.

Setidaknya ada tiga tujuan Amerika Serikat di Suriah, yakni pertama memastikan tidak ada senjata kimia yang digunakan yang akan membuat kepentingan Amerika Serikat dalam risiko. Kedua, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS sudah dikalahkan dan ketiga menemukan keuntungan yang diperoleh Iran di Suriah.

“Tujuan kami adalah melihat pasukan militer kami kembali, tetapi kami tidak akan pergi hingga kami tahu kami sudah mencapai tujuan-tujuan kami,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, Minggu, 15 April, 2018, seperti dikutip dari Reuters.com.

© Disediakan oleh Tempo Nikki Haley. huffpost.com

Trump, yang pada Jumat 13 April 2018 telah bergabung dengan Inggris dan Prancis untuk melancarkan serangan misil ke Suriah, telah mengirimkan sinyal yang tak pasti mengenai perang sipil Suriah. Dia telah menegaskan akan menarik sekitar 2.000 pasukan militer Amerika Serikat dari Suriah, namun tiba-tiba melancarkan serangan bersama-sekutunya dari barat. Serangan itu ditujukan untuk merespon serangan senjata kimia yang terjadi di kota Douma pada 7 April 2018 dan menghentikan penggunaan senjata kimia di sana. 

Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Minggu, 15 April 2018, memperingatkan serangan lanjutan di Suriah oleh negara-negara barat akan membawa kekacauan pada hubungan internasional. Peringatan itu disampaikan Putin terkait rencana Washington meningkatkan tekanan ke Rusia melalui pengetatan sanksi-sanksi ekonomi. Rusia adalah sekutu rezim Suriah.

“Vladimir Putin menekankan jika serangan-serangan semacam itu berlanjut lagi, maka dipastikan akan mengarah pada kehancuran hubungan internasional,” demikian bunyi keterangan Moskow.

Dalam sebuah pembicaraan per telepon dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani, Putin dan Rouhani sepakat menyimpulkan serangan negara-negara barat telah merusak peluang untuk mencapai sebuah resolusi politik dalam 7 tahun berkecamuknya perang Suriah.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon