Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pria Ditahan Palsukan Pembajakan Pesawat Demi Selingkuhan

logo Tempo.co Tempo.co 25/04/2017 Tempo.co

Seorang pria hidung belang di India ditahan polisi setelah membuat klaim palsu perihal pembajakan pesawat. Klaim itu dibuat demi menutupi malu atas ketidaksanggupannya membiayai liburan selingkuhannya.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto
Penangkapan itu bermula ketika Motaparthi Vamshi Krishna, 32, dari Hyderabad, diminta oleh selingkuhannya untuk berlibur ke lokasi wisata tepi pantai. Meskipun tak punya uang, Vamshi tetap menyanggupi keinginan kekasih gelapnya itu demi gengsi.

Pria yang hanya bekerja sebagai staf biasa di biro transportasi itu kemudian menemukan ide konyol untuk menutupi malu. Dia membuat tiket palsu bagi keduanya dengan tujuan wisata pantai di Goa. Setelah itu ia membuat alamat email baru dan mengirim pemberitahuan kepada pihak berwenang bandara bahwa dia telah mendengar sekelompok pria sedang mendiskusikan rencana pembajakan.

Dengan tujuan agar pihak berwenang membatalkan semua penerrbangan, termasuk ke Goa. Dengan begitu kekasihnya tidak akan mengetahui bahwa dia tidak memiliki uang.

Namun rencananya itu gagal setelah polisi yang melakukan penyelidikan terkait laporannya menemukan fakta sebelum ada pengumuman penundaan penerbangan.

Seperti yang dilansir Metro.uk pada 24 April 2017, kepala bandara menanggapi dengan serius surat elektronik Vamshi tersebut dan memerintahkan petugas keamanan untuk siaga tinggi.

Polisi kemudian melacak asal usul email tersebut dengan menggunakan alamat IP Vamshi, dan menangkapnya di rumahnya di daerah Miyapur, Hyderabad.

Rekam jejak Vamshi dalam beberapa kejahatan dunia maya lainnya pun terungkap. Sebelumnya ia juga pernah menggunakan keahliannya untuk meyakinkan wanita lain bahwa dia akan menikahinya, meskipun dia sudah menikah pada saat itu.

Vamshi dituntut berdasarkan pasal 182 dari hukum pidana India, karena memberikan informasi palsu yang menyebabkan kerugian negara.

METRO.UK|TIMES OF INDIA|YON DEMA

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon