Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

ICW Temukan Kecurangan dalam Pelaksanaan Program JKN

logo Tempo.co Tempo.co 14/09/2017 Tempo.co

Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis temuan terjadinya kecurangan dalam penyelenggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). ICW bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil di 15 provinsi menemukan ada 49 kecurangan selama Maret hingga Agustus 2017 dalam program JKN khususnya yang menyangkut penerima bantuan iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Sebenarnya pemerintah melalui JKN mencoba memenuhi jaminan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat, tapi di dalam implementasinya masih menemukan persoalan-persoalan," kata Koordinator Divisi Kampanye ICW Siti Juliantari dalam konferensi pers yang digelar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis, 14 September 2017.

Tari menyampaikan ada sekitar 60 fasilitas kesehatan yang dipantau ICW bersama jaringan organisasi masyarakat sipil di daerah, yaitu 19 rumah sakit umum, 15 rumah sakit swasta, dan 26 puskesmas.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

ICW merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2015 dalam mengklasifikasikan fraud atau kecurangan. Dalam Permenkes tersebut disebutkan fraud adalah tindakan yang dilakukan dengan sengaja oleh peserta, petugas BPJS kesehatan, pemberi layanan kesehatan, serta penyedia obat dan alat kesehatan untuk mendapatkan keuntungan finansial dari program jaminan kesehatan dalam sistem jaminan sosial nasional melalui perbuatan curang yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Ada empat pelaku kecurangan menurut peraturan tersebut, yaitu peserta JKN, penyedia obat, petugas BPJS, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, dan fasilitas kesehatan tingkat lanjut meliputi rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, dan klinik swasta.

Jenis kecurangan yang lebih banyak terjadi di antara yang lainnya yaitu penarikan biaya dari pasien yang seharusnya telah dijamin dalam biaya kapitasi dan/atau nonkapitasi sesuai dengan standar tarif yang ditetapkan. ICW menemukan 5 kasus kecurangan ini terjadi di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

Namun, secara keseluruhan pelaku yang paling banyak melakukan kecurangan adalah fasilitas kesehatan tingkat lanjut. ICW menemukan 23 dari total 49 kecurangan terjadi di tingkat ini.

BUDIARTI UTAMI PUTRI

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon