Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Kampung Ambon Jadi Sasaran Program Antinarkoba "Bang Japar"

logo Kompas.com Kompas.com 3 hari lalu Icha Rastika

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Kondisi salah satu sudut di Kompleks Permata atau yang juga dikenal dengan nama Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (25/1/2016) petang. Andri Donnal Putera

Pendiri sekaligus Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Fahira Idris, mengatakan bahwa Kampung Ambon yang terletak di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat menjadi salah satu sasaran program "Kampung Bebas Narkoba" yang telah dicanangkan Bang Japar.

"Nah, Kampung Ambon jadi salah satu sasaran kami. Kami harap program ini turut membantu menghentikan peredaran narkoba di kawasan tersebut," ujar Fahira di Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017).

Ia mengatakan, program yang dibentuk setelah Ormas Bang Japar berbadan hukum ini mulai dilaksanankan pada September 2017.

Menurut dia, nantinya pelaksanaan program tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Pertama akan dijalankan di Jakarta Selatan, lalu Jakarta Utara, lanjut Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan terakhir di Kepulauan Seribu," kata dia. 

Fahira menyampaikan, program tersebut nantinya berupa sosialisasi untuk menggerakkan masyarakat agar mampu menjadi agen pengawasan peredaran narkoba.

"Jadi masyarakat itu nantinya jadi 'mata'-nya, nanti yang akan melakukan pengamanan tetap aparat kepolisian," ucapnya.

Kawasan Kapuk, Kapuk Pulo, Cengkareng, Jakarta Barat atau yang sering disebut sebagai Kampung Ambon dikenal sebagai kawasan peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat.

Namun, sejak 2012, Kampung Permata yang merupakan bagian dari kawasan Kampung Ambon mulai bebenah.

Kawasan tersebut, khususnya di RW 07 Kampung Permata, saat itu dinyatakan bebas dari peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Meski demikian, bayang-bayang narkoba seolah tak bisa lepas dari kampung tersebut. Pada Senin (7/8/2017), petugas Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 29 orang dari Kampung Ambon terkait kasus narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat Roycke Harry Langie mengatakan, setelah dilakukan cek urine, 25 orang di antaranya positif mengonsumsi narkoba.

Saat itu, dari tangan para pelaku, polisi mengamankan 22 paket sabu seberat 11,84 gram, uang tunai Rp 6.0250.000, 4 senjata tajam, sebuah senapan angin laras panjang, alat hisap bong, plastik kosong untuk paket sabu, dan timbangan.

Penulis: Sherly Puspita

Editor: Icha Rastika

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon