Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Kepala Kantor BPN Teluk Bintuni Terkena OTT Terkait Pengurusan Sertifikat Tanah

logo Kompas.com Kompas.com 14/03/2018 Erwin Hutapea

Tim Saber Pungli Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, Selasa (13/3/2018), melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Kantor BPN beserta dua orang stafnya.

OTT itu langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni AKP Alexender Putra bersama Ketua Kelompok Kerja Intel Teluk Bintuni AKP Julfian Sihombing, tim Reskrim, dan tim Saber Pungli.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Kompas.com, kejadian ini berawal dari adanya laporan salah seorang warga berinisial R yang saat itu sedang mengurus sertifikat tanah.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Ilustrasi: Petugas KPK menunjukkan barang bukti yang diperoleh dari operasi tangkap tangan (OTT), Jakarta, Jumat (1/4/2016).TRIBUNNEWS / HERUDIN

Namun, R merasa ada pembebanan biaya pengurusan yang sangat mahal, yakni Rp 20 juta. Pembayaran pertama telah dibayarkan sebesar Rp 11 juta, kemudian sisanya Rp 9 juta akan dibayarkan pada tanggal 13 Maret 2018.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Satreskrim dan Saber Pungli mengikuti proses pembayaran oleh pelapor ke Kantor Pertanahan Nasional Teluk Bintuni. 

Saat pembayaran dilakukan, tim Siber Pungli Polres Teluk Bintuni melakukan OTT di dalam ruangan Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Teluk Bintuni. Di ruangan itu ditemukan barang bukti berupa uang Rp 9 juta, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Dinas Pertanahan Nasional Teluk Bintuni beserta Kabag Hukum dan satu orang staf diamankan beserta barang bukti ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Kontributor Kompas TV Manokwari, Budy Setiawan

Editor: Erwin Hutapea

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon