Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Panglima TNI: Kalau Kamu Membantah Perintah Atasan Pasti akan Celaka

logo tribunnews.com tribunnews.com 12/01/2017 Wahyu Aji

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, hubungan batin antara komandan dan bawahan, para prajurit Komando harus lebih menyatu agar terjalin hubungan yang hakiki dalam setiap melaksanakan tugas.

"Prajurit TNI harus menjalin hubungan antara Komandan dengan bawahan, apapun juga hal itu terikat sumpah yang harus ditegakkan. Para Komandan satuan jangan sekali-kali menyakiti hati anak buahnya," kata Gatot dihadapan 1.300 prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, setiap prajurit TNI telah disumpah menurut agamanya masing-masing di antaranya, taat pada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan.

"Yang berhak memerintah kamu adalah atasan mu, kalau kamu membantah perintah pasti akan celaka," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menjelaskan bahwa ledakan jumlah penduduk dunia yang meningkat tajam dan diprediksi akan mencapai angka 8 miliar.

Sedangkan menurut para peneliti, populasi ideal penduduk dunia sekitar tiga sampai empat miliar untuk dapat hidup dengan layak, namun realitasnya saat ini jumlah penduduk dunia sudah overload.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di hadapan 1.300 prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017). © Tribunnews.com/Wahyu Aji Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di hadapan 1.300 prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

"Posisi Indonesia yang berada di Ekuator memiliki kelebihan sumber daya alam dan energi, hal ini akan menimbulkan ancaman dari luar," katanya.

Menurut Gatot, pada era globalisasi saat ini, kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu pesat, seakan dunia tanpa batas dan ruang.

"Saat ini peperangan sudah menggunakan IT, bukan lagi diserang dan dijajah dengan menggunakan kekuatan senjata seperti zaman dahulu," katanya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon