Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Kado Natal Lebih Awal dari Rossi untuk Van der Mark

logo Republika.co.id Republika.co.id 14/09/2017 Endro Yuwanto

Pendatang baru World Superbike, Michael Van der Mark mendapat kehormatan menunggangi motor juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi di GP Aragon, Spanyol. Namanya mendadak menjadi berita utama (headline), mulai dari surat kabar regional, surat kabar nasional, media motorsport nasional, hingga internasional.

Semua ingin tahu apa yang terjadi, apa yang akan terjadi, dan bagaimana bisa seorang pembalap yang bukan siapa-siapa bisa menunggangi salah satu motor terbaik di dunia. Pembalap asal Belanda itu menceritakan percakapannya dengan Sang Legenda MotoGP beberapa waktu lalu.

Van der Mark mengatakan, Rossi suatu hari pernah mengatakan padanya bahwa M1 adalah motor fantastis dan siapapun yang mengendarinya pasti menyukainya. Gaya mengemudikan motor Superbike dan MotoGP jelas berbeda, namun Rossi meyakinkan Van der Mark bahwa itu akan menyenangkan.

"Percakapan ini terjadi sebelum saya resmi diberitahukan sebagai pembalap pengganti, dan sekarang saya benar-benar menunggangi motor ini. Rasanya seperti mendapat kado Natal," kata Van der Mark dilansir dari Speedweek, Kamis (14/9).

Tak ada yang tahu alasan Rossi memercayakan motornya pada Van der Mark, bukan pada Johann Zarco, Jonas Folger, atau pembalap Jepang lain. Padahal, poin yang dikumpulkan pembalap pengganti secara otomatis menjadi poin tambahan bagi pembalap utama.

Van der Mark saat ini melaju bersama Yamaha YZF-R1 di ajang Superbike. Ia menjuarai European Superstock 600 pada 2012. Pembalap kelahiran Gouda ini pada 2013 menang di ajang Suzuka 8 Hours bersama Takumi Takahashi, dan Endurance FIM World Championship 2014 bersama Leon Haslam.

Van der Mark senang diberi kepercayaan mengemudikan motor legenda dunia MotoGP sepanjang masa. Pria kelahiran 26 Oktober 1992 itu mengaku ini akan menjadi dua pekan tersulit dalam hidupnya.

"Ketika saya melihat apa yang menimpa Valentino, saya tahu dia akan absen balapan beberapa kali sampai pulih kembali. Jadi, manajer saya dan Lin Jarvis (bos Yamaha) berbicara tentang pembalap pengganti. Mereka punya banyak pilihan, namun akhirnya memilih saya," kata Van der Mark.

R1 dan M1 adalah dua motor Yamaha yang sama sekali berbeda. Meski belum menarik gas motor MotoGP, Van der Mark mengatakan dirinya sejak lama mengikuti sepak terjang sejumlah pembalap kelas primer tersebut.

Rekan satu timnya di Pata Yamaha yang juga pembalap Superbike, Alex Lowes sebelumnya juga pernah menggantikan Bradley Smith bersama tim Yamaha Tech-3. Van der Mark tak ketinggalan berbagi tips-tips sederhana dari sahabatnya tersebut.

Bos Yamaha Lin Jarvis mengatakan, tim harus memasukkan dua motor dan dua pembalap di Aragon, sehingga memutuskan mencari pembalap pengganti. Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso berada di puncak klasemen sementara MotoGP saat ini. Rossi berada di urutan keempat dengan selisih 42 poin.

Lainnya dari Republika.co.id

Republika.co.id
Republika.co.id
image beaconimage beaconimage beacon