Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

"Kursus" Bahasa Indonesia untuk Ezra Walian

logo Kompas.com Kompas.com 6 hari lalu Jalu Wisnu Wirajati

Ezra Walian mengaku dapat sambutan hangat dari para anggota tim nasional (timnas) Indonesia U-22. Dari mereka pula, Ezra belajar bahasa Indonesia.

Selain resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Kamis (18/5/2017), Ezra Walian juga kembali masuk daftar panggil pelatih timnas U-22, Luis Milla, untuk mengikuti training camp (TC) di Bali, 22 Mei sampai 28 Mei 2017.

Sebelumnya, Ezra sempat mengikuti sekali TC pada Maret 2017. Dia dipersiapkan dan melakoni debut bersama timnas Indonesia pada laga uji coba kontra Myanmar, 22 Maret 2017.

"Waktu pertama bergabung dalam TC, saya merasakan sambutan yang menakjubkan. Boleh dikatakan, adaptasi saya berjalan lancar," ucap Ezra selepas disumpah menjadi WNI di Kanwil Kemkumham, Jakarta.

"Para pemain menyambut saya dengan sangat baik. Saya juga diajarkan bahasa Indonesia oleh mereka. Mereka pemain yang bertalenta," kata dia.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media

Ezra Walian saat pengambilan sumpah dan menandatangani naskah warga negara di Kanwil Kemkumham, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (18/5/2017).he

Waktu adaptasi Ezra dengan skuad timnas, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, memang masih terbilang minim.

Maklum, saat itu, dia masih berstatus pemain Jong Ajax yang berkompetisi di kasta kedua Liga Belanda.

"Saat di Belanda, saya juga mempelajari kata-kata dalam bahasa Indonesia. Saya mengetahui beberapa seperti 'apa kabar', 'terima kasih'," tutur pemain yang sempat dikabarkan diincar Reading itu.

Pada TC terbaru, Ezra dipastikan berlatih penuh. Selain kompetisi Eropa masuk masa rehat, sang pemain juga tengah berstatus tanpa klub.

Darah Indonesia Ezra mengalir dari ayahnya, Glenn Walian, yang asli Manado, Sulawesi Utara. Adapun sang ibu yang kini telah tiada, Linda Bosch, merupakan warga negara Belanda.

Ditilik lebih jauh, kakek Ezra dari sang ayah juga merupakan orang Manado. Sementara neneknya asli Pulau Bangka. (Segaf Abdullah)

Penulis: Anju Christian

Editor: Jalu Wisnu Wirajati

Sumber:

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon