Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Radja Nainggolan Tak Dipanggil Timnas Belgia karena Merokok?

logo SUPERBALL.ID SUPERBALL.ID 20/03/2017 PHILIPPE HUGUEN/AFP

Laporan Wartawan SuperBall.id, Dimas Wahyu Indrajaya

Tak seperti musim-musim sebelumnya, Radja Nainggolan tampil subur di Liga Italia.

Total sementara ini ia mencetak sembilan gol dan menjadi yang terbanyak sepanjang kariernya di liga Negeri Pizza itu.

Namun gelandang AS Roma itu sedang tak bahagia saat ini.

Gelandang timnas Belgia Radja Nainggolan dalam pertandingan melawan Wales selama babak perempat final Piala Eropa 2016 pada Sabtu (02/07/2016) di Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq dekat kota Lille © PHILIPPE HUGUEN/AFP Gelandang timnas Belgia Radja Nainggolan dalam pertandingan melawan Wales selama babak perempat final Piala Eropa 2016 pada Sabtu (02/07/2016) di Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq dekat kota Lille

Alasannya ia tak mendapat tempat di timnas Belgia.

Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez tidak membawanya untuk menjalani laga internasional melawan Yunani dan Rusia pekan mendatang.

Menurutnya alasan merokok membuatnya tersingkir dari skuad Red Devils, julukan timnas Belgia.

Ya, Nainggolan pernah kedapatan merokok di Piala Eropa 2016.

Hal itu berbuntut panjang hingga Belgia dengan pelatih barunya, Roberto Martinez, menerapkan sistem denda melihat ulah salah satu pemainnya itu.

Dua ribu euro plus untuk ketahuan merokok dan seribu euro bila telat datang latihan.

Meskipun memperlihatkan sikap yang biasa dinilai buruk sebagai olahragawan, pemain berdarah Batak itu enggan meninggalkan kebiasaan merokoknya.

"Saya tak malu karena merokok dan tidak menyembunyikan kebiasaan saya itu," ujar Nainggolan dilansir SuperBall.id dari Football Italia.

"Saya mengerti harus jadi contoh yang baik, saya punya anak kok. Tetapi saya hanyalah pesepak bola, saya sudah melakukan pekerjaan saya."

"Semuanya tahu saya merokok dan saya tak menyembunyikannya, saya tak malu sama sekali."

"Saya kecewa tak dipanggil setelah Piala Eropa. Saya seorang yang blak-blakan menyatakan perasaan saya, jadi tak ada rahasia untuk kekecewaan saya ini."

"Pelatih pasti punya alasan tidak memanggil saya, tetapi kini saya hanya bisa menatap ke depan," pungkasnya.

Pada pekan depan, Belgia akan melawan Yunani dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Minggu (26/3/2017).

Dua hari setelahnya mereka akan melawan tuan rumah Piala Dunia mendatang, Rusia dalam laga persahabatan. (*)

Lainnya dari SUPERBALL.ID

image beaconimage beaconimage beacon