Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Microsoft Akhiri Layanan Musik Groove

logo Suara.com Suara.com 03/01/2018 Aditya Gema Pratomo

Setelah tiga bulan yang lalu, Microsoft mengumumkan bahwa mereka akan mematikan layanan musik Groove. Mulai awal tahun ini, Microsoft resmi mematikan semua layanan online di Groove.

Dengan demikian, pengguna Groove kini tidak bisa lagi mengakses perpustakaan Music Pass untuk melakukan streaming. Anda juga tidak bisa lagi mengunduh musik yang telah Anda beli.

Kendati demikian, Groove masih mendukung pemutaran lagu secara offline. Perlu diingat bahwa lagu yang akan diputar harus tersimpan secara lokal atau di OneDrive.

Untuk memberikan kenyamana bagi pengguna Groove, Microsoft sudah memiliki solusinya. Mereka telah bermitra dengan Spotify untuk memberikan cara mudah bagi pengguna untuk mentransfer semua lagu dan daftar putar Anda.

Logo Microsoft (Shutterstock) © suara.com Logo Microsoft (Shutterstock)

Sebagai informasi, Groove Music Pass awalnya dinamakan Zune Music Pass. Merek Zune kemudian bergabung dengan Xbox dan Xbox Music Pass lahir. Akhirnya, pada pertengahan 2015, Xbox Music digantikan dengan Groove Music.

Sayangnya, Groove tidak terlalu sukses di antara layanan musik streaming lain. Platform tersebut sempat memperkenalkan fitur baru yang dimaksudkan untuk meniru daftar putar Discover Weekly Spotify. Namun hal itu, terbukti tidak dapat membantu kenaikan layanan.

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki Groove Music dibanding platform lainnya. Misalnya, Anda bisa memainkan MP3 Anda sendiri dari akun OneDrive, dan Groove akan menganalisis file-file ini untuk merekomendasikan daftar lagu yang dipersonalisasi. [Neowin]

Kunjungi situs lengkapnya

image beaconimage beaconimage beacon