Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Menteri Rini Buka-bukaan Kenapa Suka Rombak Direksi BUMN

logo Viva Viva 12/09/2018 Raden Jihad Akbar, Fikri Halim

Semenjak menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara pada 2014, Rini Soemarno acap kali melakukan gonta-ganti direksi hingga komisaris di perusahaan BUMN. Bahkan, banyak petinggi perusahaan pelat merah yang tak lama menjabat di satu posisi.

Lantas, apa tujuan Menteri Rini sering lakukan gonta ganti direksi? 

"Tujuannya untuk tingkatkan kinerja BUMN, kerja lebih erat antara dewan komisaris dan direksi," kata Rini, ditemui di Energy Building, Jakarta, Rabu 12 September 2018.

Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) © VIVA Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri)

Menurut dia, adalah hal yang biasa melakukan perombakan susunan direksi dan komisaris di BUMN, meski dalam waktu yang relatif singkat. Seseorang akan ditempatkan sesuai dengan keahliannya.

"Jadi, ada dasar-dasar itu. Itu namanya tidak terlepas dari operasional yang kita lihat selama satu tahun," ucapnya.

Ia melanjutkan, butuh melihat sejumlah tantangan yang akan dihadapi BUMN ke depan di masing-masing bidang. "Misalnya Garuda. Di Garuda, kita butuhkan expertise yang bagaimana. Jadi, itu semua kita analisa secara total," katanya. 

Ke depan, ia mengakui, pergantian sejumlah direksi masih akan tetap dilakukan. "Pokoknya, lihat nanti saja ya. Lihat putarannya, tujuannya ke mana ke mana," tuturnya. (asp)

Lainnya dari Viva

image beaconimage beaconimage beacon