Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Arcandra Sebut Pipa Pertamina Layak Operasi

logo Republika.co.id Republika.co.id 16/04/2018 Gita Amanda

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar membela Pertamina di tengah tudingan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang menilai Pertamina lalai dalam pengawasan pipa-pipanya. Menurut kajian yang dilakukan Kementerian ESDM pipa milik pertamina masih layak operasi.

Arcandra menjelaskan berdasarkan standar kualifikasi pipa, pipa Pertamina masuk dalam standar ANSI B 31.4. Ia menilai, maka pipa tersebut memiliki kualitas yang baik.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, Menteri KHLK, Siti Nurbaya dan Jajaran Direksi Pertamina memberikan penjelasan dan pertanggung jawaban atas kasus tumpahan minyak di Balikapapn di depan Komisi VII DPR RI, Senin (16/4). © Republika/Intan Pratiwi Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, Menteri KHLK, Siti Nurbaya dan Jajaran Direksi Pertamina memberikan penjelasan dan pertanggung jawaban atas kasus tumpahan minyak di Balikapapn di depan Komisi VII DPR RI, Senin (16/4).

"Pipa Pertamina masih layak operasi. Layak operasi. Instalasi kilang RU V juga sudah ditetapkan objek vital nasional," ujar Arcandra di Komplek Parlemen, Senin (16/4).

Disatu sisi kata Arcandra, pipa Pertamina tersebut juga sudah masuk dalam wilayah objek vital. Artinya, dalam standar operasi 500 meter samping sisi pipa merupakan wilayah terlarang. "Jadi mustinya tidak ada kapal yang boleh lewat," ujar Arcandra.

Ia berharap kasus ini bisa selesai diinvestigasi. Arcandra mengatakan dengan segera dilakukan investigasi artinya pihak Pemerintah dan Pertamina bisa mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab atas kasus tersebut.

"Semoga tim investigasi bisa melakukan investigasi secara cepat, sehingga bisa segera menetapkan siapa yang salah," ujar Arcandra.

Lainnya dari Republika.co.id

Republika.co.id
Republika.co.id
image beaconimage beaconimage beacon