Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Benarkah Orang Pintar Memiliki Sedikit Teman?

logo Esquire Esquire 6 hari lalu Redaksi Esquire Indonesia

Sebuah hasil studi ilmiah terbaru menyebutkan bahwa jika Anda pintar, maka Anda tidak akan memiliki banyak teman. Studi tersebut dilakukan terhadap tiga indikator utama, yakni kepadatan penduduk, pertemanan, dan tingkat kebahagiaan. Kesimpulan yang didapat adalah mereka yang memilih untuk membentuk lingkaran pertemanan sangat kecil, cenderung memiliki tingkat kecerdasan yang di atas rata-rata.

Benarkah Orang Pintar Memiliki Sedikit Teman? © Disediakan oleh MRA Printed Media Benarkah Orang Pintar Memiliki Sedikit Teman?

Studi yang dilakukan oleh Satosi Kanazawa dan Normal Li dari Universitas Manajemen Singapura itu berupaya membandingkan tingkat kepuasaan hidup masyarakat moderen ke dalam sebuah proyeksi terhadap hal serupa yang dialami oleh para nenek moyang terdahulu. Hasil proyeksi tersebut kemudian dikaji ulang melalui pendekatan teori Savannah, di mana salah satu yang dibahas adalah mengenai sepak terjang kaum berburu yang selalu hidup dalam komunitas kecil, biasanya berupa maksimal dua generasi keturunan hidup bersama.

“Ketika komunitas kecil ini kian membesar, biasanya akan terjadi kisruh yang dapat berupa perebutan sumber makanan, hingga persaingan menjadi penguasa kelompok,” ujar Satosi.

“Namun ketika komunitas terkait dipertahankan dalam skala kecil, ada kecenderungan untuk saling menjaga dan mengasihi. Dua hal tersebut merupakan indikator utama dalam mengukur dua tingkat kepuasaan manusia di masa pra-moderen,” lanjut Satosi.

Selain kajian, studi tersebut juga melakukan penelitian dari survey ganda yang terdiri dari survey tingkat IQ dan survey psikologi. Hasil yang didapat pun hampir seratus persen serupa, yakni para responden yang memiliki IQ tinggi cenderung memilih deretan opsi jawaban yang bernada egoistis, dibandingkan komunal. Sebaliknya, responden lain dengan IQ rata-rata cenderung menunjukkan dominasi jawaban komunal yang mengutamakan kebahagain atas interaksi.

     

TEKS: HAPPY FERDIAN

FOTO: DOK. ESQUIRE

Lainnya dari Esquire.co.id

image beaconimage beaconimage beacon