Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Wanita Ini Habiskan Rp 1,3 Miliar demi Miliki Tubuh seperti Barbie

logo Kompas.com Kompas.com 21/02/2017 Syafrina Syaaf

 Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam berduka atas kepergian seseorang yang sangat berarti dalam hidup mereka.

Jennifer Pamplona, seorang model asal Brazil memilih dengan mentransformasikan diri lewat operasi platik agar serupa dengan Barbie.

Kekasih Pamplona meninggal dua tahun silam karena Leukaemia.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media

Semenjak itu, Pamplona menghabiskan 80.000 poundsterling atau setara dengan Rp 1,3 miliar untuk serangkaian operasi plastik yang dibutuhkan agar dia terlihat seperti Barbie Brazil.

“Tujuanku adalah untuk menjadi boneka barbie versi manusia. Aku telah diklaim sebagai barbie manusia dengan lekukan tubuh,” jelas Pamplona yang berprofesi sebagai model dan presenter televisi.

“Semua ini berawal dari ketika kekasihku meninggal. Operasi plastik membuatku merasa lebih baik,” imbuhnya.

Dia pun mengatakan bahwa saat kekasihnya meninggal, maka dunianya pun hancur dan putus asa.

Kali pertama Pamplona menjalankan operasi plastik adalah saat usianya baru 17 tahun.

“Aku melakukan pembesaran payudara karena selama aku sekolah aku memiliki dada yang rata. Teman-teman di sekolah sangat kejam, mereka mengejekku karena payudaraku kecil,” kenangnya.

Beberapa tahun setelah operasi perdana, Pamplona bertemu dengan mendiang kekasih, Celso Santebanes, seorang model yang juga kecanduan operasi plastik.

Kepergian Santebanes yang masih berusia 20 tahun membawa Pamplona hidup dalam kubangan depresi.

Pamplona baru kembali merasa hidup ketika melanjutkan petualangannya dengan pisau bedah operasi plastik.

Pada tahun 2015, dia melakukan sembilan prosedur estetika dalam waktu 24 jam.

Prosedur itu terdiri dari mengangkat empat tulang rusuk, pembesaran payudara, sedot lemak perut, operasi hidung, pembesaran bokong, dan masih banyak lagi.

“Aku diundang dalam sebuah program televisi tentang transformasi tubuh tak lama setelah kekasihku wafat. Aku memilih untuk melanjutkan mimpinya mengubahku menjadi seorang barbie,” jelasnya.

Operasi plastik, kata Pamplona, berhasil menariknya dari masa-masa depresi dan kembali semangat hidup.

“Banyak wanita gemar belanja dan ke salon, tetapi aku memilih ke dokter untuk melakukan operasi plastik. Hal itu membuatku merasa sempurna,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Female, Usihana

Editor: Syafrina Syaaf

Sumber:

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon