Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

10 Rahasia Taklukkan Hati Calon Mertua

logo Kompas.com Kompas.com 18/10/2017 Lusia Kus Anna

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media IlustrasiThinkstockphotos

Setinggi apa pun jabatan Anda di kantor, ketika pertama kali bertemu calon mertua pasti akan ada rasa cemas dan tegang. Bahkan ketegangannya melebihi saat menjalani wawancara kerja. Kita pasti khawatir calon mertua memiliki kesan buruk pada kita atau malah hubungan tidak direstui berlanjut ke tahap serius.

Nah, agar "mimpi buruk" itu tidak sampai jadi kenyataan, berikut beberapa rahasia yang bisa digunakan untuk menaklukkan hati calon mertua:

1. Tidak berlebihan

Saat pertama kali bertemu, calon mertua biasanya akan bertanya bagaimana Anda kenal dengan anak mereka?

Ceritakan kisah tersebut secara jujur. Meski tiap orangtua suka mendengar kisah lucu dari anaknya, tetapi jangan sampai Anda mengarang kisah seperti Nicholas Sparks agar terlihat menakjubkan. Tapi, pastikan dulu apa yang Anda ceritakan sama dengan versi kekasih yang kemungkinan besar sudah bercerita pada orangtuanya tentang awal mula ia pacaran dengan Anda.

2. Kenali keluarga pasangan

Bertemu dengan calon mertua untuk pertama kalinya, tidak berbeda dengan wawancara kerja. Anda perlu melakukan riset kecil. Pelajarilah segala hal tentang keluarga pasangan, semisal apa saja kegiatan mereka, bagaimana kepribadian mereka, bahkan sejarah keluarga pasangan.

Anda juga harus mengetahui hal-hal unik dalam keluarga pasangan anda, seperti kebiasaan "aneh", kecenderungan politik dan sebagainya. Mengenali keluarga pasangan lebih awal dapat membuat percakapan lebih mengalir dan mengurangi kegelisahan. Anda juga perlu meminta saran dari pasangan sebelum menemui keluarganya. Hal ini juga membuktikan seberapa besar usaha Anda.

3. Berpakaian yang sesuai

Masalah pakaian seharusnya bukan menjadi masalah besar. Cukup kenakan pakaian yang sesuai agar tidak menimbulkan kesan berlebihan di mata calon mertua.

Jangan pernah mengenakan pakaian yang tidak semestinya, seperti memakai kaus kaki dengan sandal, memakai pakaian yang kumal atau terlalu terbuka. Pastikan juga Anda dalam kondisi bersih, segar, dan harum.

4. Tunjukkan kasih sayang

Haruskah kita menunjukkan rasa sayang kita kepada pasangan di depan calon mertua? Perlu, tapi sewajarnya. Jika Anda ingin terlihat sebagai seorang penyayang, cukup dengan meletakkan tangan Anda pada bahu pasangan sebagai isyarat pelukan atau menatap penuh perhatian saat ia berbicara dan bukannya sibuk dengan gadget. Cara tersebut cukup untuk menunjukkan bahwa Anda begitu mencintai anak mereka.

5. Awali pembicaraan

Ambillah inisiatif untuk memulai pembicaraan. Langkah ini menunjukkan minat Anda untuk mengenal keluarga pasangan lebih jauh. Anda boleh melontarkan pujian tulus untuk calon mertua.

Hal yang perlu ditekankan, jangan bertindak seperti Anda mengenal pasangan lebih baik dari keluarganya, meskipun memang kenyataanya mungkin demikian. Lalu jika pasangan mengajak Anda pada acara keluarga besarnya, jangan terus-menerus menempel padanya. Berbaurlah untuk menunjukkan Anda percaya diri dan nyaman. Jika ada kesempatan, tanyakan kesan calon mertua mengenai Anda dan mintalah saran untuk hubungan Anda dan kekasih.

6. Jangan terlalu banyak bicara

Terlalu banyak berbicara justru menjadi jebakan. Jangan sampai Anda terlibat perdebatan dengan calon mertua saat pertama bertemu. Bahkan, jika perdebatan tersebut termasuk dalam kategori 'perdebatan sehat', tetap hindari.

Jangan sampai Anda berbicara hal-hal yang jelas menimbulkan perdebatan seperti uang, agama, dan politik. Lebih baik Anda berbicara mengenai hal ringan, seperti masa kecil pasangan atau hobi keluarga, agar lebih dalam mengenal.

7. Tamu yang baik

Saat pertama kali menemui calon mertua, jangan pernah datang dengan tangan kosong. Ibaratkan diri Anda sebagai seorang tamu, maka jadilah tamu yang baik dengan membawa hadiah sederhana untuk tuan rumah.

Anda juga bisa menawarkan diri untuk melakukan pekerjaan rumah, misalnya membantu menyiapkan piring di meja makan. Sebisa mungkin jauhkan diri dari smartphone. Jangan sampai Anda mengabaikan calon mertua karena sibuk dengan gadget.

Berusahalah akrab dengan saudara kandung atau keluarga besar pasangan. Hal ini bisa Anda lakukan dengan mendekatkan diri pada anak kecil atau hewan peliharaan yang ada di rumah pasangan.

Ikutilah semua kebiasaan di rumah pasangan bahkan jika itu termasuk hal yang konyol sekalipun. Tetapi, jangan lupa untuk selalu bersikap sopan dan santun.

8. Jadi diri sendiri

Orang tua bisa tahu saat Anda sedang berpura-pura. Anda memang harus memuji hasil masakan ibu atau hasil karya ayah pasangan. Tapi, pujian tersebut harus benar-benar tulus dari dalam hati.

Anda tentu ingin calon mertua melihat Anda sebagai orang yang baik tanpa dibuat-buat, sama seperti saat pasangan melihat diri Anda. Jika anda khawatir mengucapkan kata-kata yang salah, sebaiknya ucapkan maaf terlebih dahulu sebelum mengatakannya. Semakin Anda memperlihatkan diri yang sebenarnya, semakin besar peluang Anda untuk memenangkan hati calon mertua.

9. Tunjukan sisi terbaik

Meskipun harus menunjukkan diri yang sebenarnya, Anda tetap harus menunjukkan sisi terbaik. Jangan sampai Anda mengecewakan pasangan saat bertemu keluarganya. Anda bisa bercerita tentang pendidikan yang ditempuh, prestasi di kantor, atau pencapaian lain, secara sopan tanpa terlihat sombong.

10. Gunakan strategi

Strategi  yang Anda gunakan saat pertama kali bertemu pasangan juga bisa menjadi jurus untuk meluluhkan hati orangtuanya. Semisal Anda sudah tidak memiliki topik pembicaraan, segeralah pamit pulang. Tapi perlu diingat, katakanlah bahwa Anda harus segera pergi karena alasan yang begitu penting. Pulanglah dengan memberikan kesan terbaik agar mereka menyukai Anda dan menginginkan kehadiran Anda kembali.

Penulis: Ariska Puspita Anggraini

Editor: Lusia Kus Anna

Sumber:

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon