Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Merayakan Makna Sentuhan Ibu

logo Kompas.com Kompas.com 28/11/2017 Lusia Kus Anna

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media IlustrasiThinkstockphotos

Momen sentuhan kasih sayang dari seorang ibu kepada buah hatinya memiliki manfaat membangun hubungan yang mendalam dan mengembangkan karakter anak.

Bentuk sentuhan ibu bermacam-macam, mulai dari memeluk, mengusap, mencium, atau sekadar menepuk pundak anak yang sudah beranjak besar.

Menurut psikolog Vera ItabilianaHadiwidjojo, sentuhan sayang dari ibu kepada anaknya bisa melepaskan hormon-hormon rileks dan anti-stres.

"Manfaatnya akan dirasakan ibu dan juga anak. Pada ibu, jadinya lebih rileks, sedangkan anak akan menurunkan stres sehingga membuat anak lebih terikat dengan ibunya," ujarnya dalam acara peluncuran Nivea Creme Special Edition di Jakarta, Senin (27/11).

Vera menambahkan, sentuhan sayang ibu kepada anak tidak memiliki batasan umur. Hanya saja, pada anak yang sudah mulai besar bisa dinegosiasikan dengan anak.

"Kalau anaknya sudah besar atau menuju dewasa, kadang tidak mau lagi dipeluk atau dicium ibunya. Negosiasi saja, tanya kapan ibu boleh peluk kakak? Lihat dari raut muka anak, kalau memang capek atua tidak mood, diusap saja," ujar psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia ini.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Nivea Creme special edition yang disertakan buku dongeng.Dok Nivea

Di Indonesia, sentuhan ibu tercermin di berbagai daerah dengan beragam bahasa dan cara untuk menyampaikan pesan kasih sayang dari ibu, namun maknanya selalu sama.

"Semua bentuk tradisi erat kaitannya dengan sentuhan kasih sayang ibu. Misalnya ibu menimang bayi, melepas anak pergi merantau, atau melihat ibu hamil yang bernyanyi untuk bayinya dalam kandungan," kata ahli antropologi Notty J.Mahdi, dalam acara yang sama.

Bentuk sentuhan ibu lainnya adalah dengan membacakan cerita. Dalam momen tersebut, ibu bisa menyampaikan pesan-pesan moral yang akan terus diingat oleh anak.

Bercerita tidak hanya terbatas pada saat menjelang tidur, tetapi kapan pun kesempatan bersama anak. Yang terpenting adalah kualitas hubungan ibu dan anak, bukan materi cerita.

Hal itu pula yang mendasari produk perawatan kulit Nivea, meluncurkan Nivea Creme Special Edition. Koleksi terbatas itu dilengkapi dengan tiga buku cerita kecil, yaitu "Bimbin dan Kebun Binatang Rahasianya", "Ayu Sang Idola Hutan", dan "Koko Rangkong yang Pandai Mengayun."

"Cerita yang terdapat dalam edisi spesial ini memiliki landasan budi pekerti dan harapan bisa membentuk karakter yang positif bagi anak-anak," kata Brand Manager Nivea Creme, Panji Cakrasantana.

Ditambahkan oleh Panji, Nivea telah menggelar roadshow ke sejumlah TK di area Jabodetabek dengan kegiatan mendongeng interaktif yang menghadirkan pendongeng Paman Gery dan Bubu Mini.


Editor: Lusia Kus Anna

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon