Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Penyebab Rambut Rontok Setelah Melahirkan

logo Tabloid Bintang Tabloid Bintang 20/10/2017 Yuriantin, aura.co.id

Sebagian wanita alami kerontokan rambut pasca melahirkan atau disebut telogen gravidarum atau telogen effluvium. Bahkan menurut data dari American Pregnancy Association, kondisi ini menimpa 40-50% wanita. 

Ketika alami telogen effluvium, pertumbuhan rambut yang terbagi dalam tiga fase (fase pertumbuhan fase lanjutan, dan fase rontok) terjadi bersamaan. 

Dikutip dari laman Allure, penyebabnya turunnya kadar estrogen. "Estrogen melindungi dari kerontokan rambut. Pasca melahirkan, terjadi perubahan level hormon, termasuk penurunan estrogen. Akibatnya, bisa memengaruhi siklus pada rambut," papar dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, Christine Carlan Greves. 

Penyebab Rambut Rontok Setelah Melahirkan: Rambut rontok setelah melahirkan umum terjadi (Depositphotos) © Aura Rambut rontok setelah melahirkan umum terjadi (Depositphotos)

Faktor lain seperti menyusui juga bisa sebabkan rambut rontok. Penambahan kadar prolaktin (hormon yang memengaruhi produksi ASI) juga dikaitkan dengan kerontokan rambut. 

Meski tidak dapat dicegah, kondisi ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah satu tahun. Sementara itu, Anda bisa mengatasi kerontokan dengan mencoba tips dari dokter kulit Margarita Lolis untuk menstimulasi pertumbuhan rambut berikut:

- Gunakan volumizing shampoo, yang umumnya mengandung dimethicone. "Zat ini akan melapisi dan melindungi rambut sehingga rambut tampak sehat dan bervolume," ujarnya. 

- Hindari penggunaan sampo dan conditioner berlabel conditioning karena akan membuat rambut tampak tipis dan cukup gunakan conditioner pada ujung rambut. 

- Jangan menguncir rambut terlalu kencang supaya rambut tidak mudah rontok. Gunakan bandana atau scarf jika ingin menata rambut. 

(yuri / wida)

LAINNYA DARI TABLOID BINTANG

image beaconimage beaconimage beacon