Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Rayuan Pulau Kelapa Lagu yang Masyhur di Rusia

logo Tempo.co Tempo.co 15/04/2018 Tempo.co

Ramai soal sindiran politikus muda Tsamara Amani terhadap kepemimpinan Vladimir Putin, membuat media representatif Rusia di Indonesia, Russia Beyond the Headlines (RBTH Indonesia) mengungkapkan beberapa hal tentang sejarah panjang hubungan Indonesia dengan negeri beruang merah tersebut. Salah satunya melalui lagu.

Lagu Rayuan Pulau Kelapa rupanya cukup dikenal di negaranya Vladimir Putin, di Rusia sana. Lagu ini disebut sebagai salah satu lagu yang populer di seluruh Uni Soviet era 1950 – 1960-an. Menurut akun (RBTH Indonesia) Lagu ini dianggap bukti nyata eratnya persahabatan Indonesia dan Uni Soviet di era tersebut.

Persahabatan Indonesia dan Uni Soviet, masih menurut penuturan akun RBTH Indonesia, bermula dari pertemanan yang terjalin antara Presiden pertama RI, Sukarno dengan Pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev di tahun 1950-an.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Saat itu Pemerintah Soviet meminta Pusat Studio Film Dokumenter (TsSDF) membuat dokumenter mengenai Indonesia. Lagu Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki menjadi lagu tema yang dipilih untuk mengiringi dokumenter tersebut.

Lirik lagu lantas dialihbahasakan ke dalam bahasa Rusia Oleh editor TsSDF, Vladimir Korchagin. Lagu tersebut diaransemen komposer Vitaly Geviksman dan dinyanyikan oleh Maya Golovnya, penyanyi ternama Uni Soviet dan Rusia. Dalam bahas Rusia, Rayuan Pulau Kelapa menjadi Pesnya Ostrova Palm. Tak ada perubahan terhadap lirik saat dilakukan alih bahasa oleh Korchagin.

Tiga tahun lalu, melalui akun Youtubenya, politikus Gede Pasek Suardika pun sempat meunggah sebuah video sekelompok warga Rusia dan orang Indonesia menyanyikan lagu tersebut. Tak hanya itu, di Youtube juga ditemukan video seorang pengemudi di Rusia menyanyikan lagu Pesnya Ostrova Palm dengan fasih. Berikut petikan liriknya:

Moryami teplymi omytaya (Tanah airku Indonesia)

Lyesami drevnymi pokrytaya (Negeri elok amatku Cinta)

Strana rodnaya Indoneziya (Tanah tumpah darahku yang mulia)

V serdtsax lyubov k tebe khranit (Yang ku puja sepanjang masa)

TWITTER | YOUTUBE

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon