Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Film Pengabdi Setan Akan Tayang di Jaringan Bioskop Amerika Latin

logo Kompas.com Kompas.com 21/10/2017 Bestari Kumala Dewi

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Film Pengabdi SetanYouTube

Setelah sukses meraup tiga juta lebih penonton di Indonesia, film Pengabdi Setan akan merambah negara-negara Amerika Latin, Eropa, dan negara Asia lain.

"So far akan tayang d bioskop komersil di Malaysia itu 23 November. Terus Polandia dan Jepang kayaknya November juga," kata sutradara Pengabdi Setan Joko Anwar kepada kompas.com via telepon, Sabtu (21/10/2017).

"Terus negara-negara Amerika Latin. Distributornya belinya untuk region Latin Amerika, jadi di semua negara itu punya hak nayangin," sambungnya.

Ia mengatakan, sistem distribusi di Indonesia dan luar negeri sangat jauh berbeda. Di sini, penayangan film di bioskop diurusi oleh produser, sedangkan di luar khusus distribusi ke jaringan bioskop itu semua urusan pihak distributor.

"Kalau luar negeri biasanya ada yang namanya sales agent. Mereka berusaha mendapatkan distribusi di negara-negara tertentu. Tentu dengan cara menjajakan misalnya di festival film. Untuk film Pengabdi Setan, itu sama," kata Joko.

Dengan dibelinya hak distribusi Pengabdi Setan di negara-negaranya tersebut, Joko mengaku senang dan bersyukur film arahannya dapat disaksikan oleh publik luar.  

"Alhamdulillah berarti selain filmnya dapat dihargai oleh penonton Indonesia, menarik pasar mancanegara juga," ujar sutradara peraih Piala Citra ini.

Pengabdi Setan merupakan reboot dari film arahan sutradara Sisworo Gautama Putra pada 1980. Film ini mulai tayang perdana di bioskop Tanah Air pada 28 September 2017 lalu.

Film ini dibintangi oleh Tara Basro, Dimas Aditya, Bront Palarae, Endy Arfian, Ayu Laksmi, Nasar Annuz, dan M Adhiyat. Hadir pula aktor dan aktris kawakan lainnya, yakni Arswendi Nasution, Egi Fedly, Fachri Albar, dan Asmara Abigail.

Penulis: Andi Muttya Keteng Pangerang

Editor: Bestari Kumala Dewi

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon