Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Aneka Kreasi Jengkol Bikin Ketagihan di Festival Jengkol 2017

logo Kompas.com Kompas.com 19/11/2017 Sri Anindiati Nursastri

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Burger jengkol yang disajikan dalam Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Mall, Bogor, 17-19 November 2017KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA

Bagi para pecinta jengkol yang bosan dengan kreasi jengkol itu-itu saja, cobalah datang Festival Jengkol Indoneaia 2017.

Festival Jengkol Indonesia tahun ini diselenggarakan 17-19 November 2017 di Bellanova Country Mall, Sentul, Bogor. Selain di acara tersebut, Anda juga bisa mencobanya di Green Spot Healty Food Cafe, Cibinong, selaku pihak pengagas festival.

Kenikmatan jengkol dikemas kekinian, sehingga Anda pun semakin berselera untuk menyantapnya. Ada beragam olahan unik seperti steak jengkol, burger jengkol, pasta jengkol, sate jengkol, siomay dan batagor jengkol, hingga cookies jengkol.

Berikut beberapa ulasannya yang dirangkum KompasTravel setelah mencobanya di Festival Jengkol Indonesia 2017.

1. Burger Jengkol

Tumpukan patty kini tak lagi mengapit daging asap, diganti dengan satu panganan kearifan lokal Indonesia yang menggugah selera. Olahan jengkol dibuat seperti daging dengan balutan saus lada hitam, didampingi timun, selada, dan tomat.

Uniknya isian jengkol di burger tersebut diolah secara kasar, jadi masih terlihat tekstur jengkolnya. Cacahan jengkol kecil yang padat direkatkan oleh tepung, dan dipanggang layaknya smoked beef.

Rasanya cukup mengejutkan. Tekstur jengkolnya terasa dalam balutan bumbu lada hitam dan segarnya sayuran.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Pasta jengkol, menjadi salah satu menu yang laris dalam Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Mall, Bogor, 17-19 November 2017KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA

2. Pasta Jengkol

Tak hanya kumpulan pasta seperti macaroni yang ada di semangkuk hidangan ini. Cacahan jengkol ikut dimasak bersama saus tomat dan pasta.

Selain dimasak bersamaan dengan pasta dan saus, jengkol juga menjadi pelengkap layaknya bawang goreng. Potongan jengkol renyah ditabur diatas hidangan, dan siap disajikan.

Rasanya seperti ada kacang di sela-sela lembutnya pasta. Jengkol bener-benar menambah cita rasa pasta yang gurih dan sedikit rasa asam pedas.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Sate yang terbuat dari jengkol yang laris disajikan dalam Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Mall, Bogor, 17-19 November 2017KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA

3. Sate Jengkol

Butiran jengkol yang sudah terbagi dua tak sekadar ditusuk. Racikan jengkol ini diolah dahulu dalam bumbu sebelum ditusuk, sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang menggugah saat dibakar.

Sate sendiri disajikan dengan bumbu saus lada hitam yang kental. Tak lupa bawang goreng dan saus sebagai pelengkapnya. Rasanya gurih khas jengkol, dengan sedikit pedas lada hitam pada sausnya.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Steak yang terbuat dari olehan jengkol, hidangan ini menjadi yang paling laris dalam Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Mall, Bogor, 17-19 November 2017KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA

4. Steak Jengkol

Hidangan yang satu ini menjadi yang paling favorit dalam Festival Kuliner Jengkol 2017, di Bogor tersebut. Jengkol yang sudah diolah menyatu dengan tepung dan ragam bumbu di selembar steak tersebut.

Sekilas mirip dengan steak ayam, dengan warna yang lebih putih. Dwi Kartika yang menggagas menu ini mengatakan olahan steak tersebut menggunakan komposisi 80 persen jengkol, serta 20 persen tepung dan bumbu.

Saat dilahap, rasanya tak sadar jika sedang memakan panganan unik tersebut. Karena jengkol bercampur sempurna dalam adonan steak dengan bumbu yang pas. Steak disajikan bersama guyuran saus kacang, atau saus lada hitam, dan soya mayonaise.

Selain keempat ragam olehan tersebut masih banyak lagi yang Anda bisa coba sensasinya. Harga yang dipatok saat festival mulai Rp 8.000 untuk siomay jengkol hingga Rp 23.000 untuk steak jengkol. Sedangkan di Green Spot Cafe selaku penyuplainya, harga akan sedikit berbeda.

Penulis: Muhammad Irzal Adiakurnia

Editor: Sri Anindiati Nursastri

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon