Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

3 Pemain Akademi MU yang Gagal Bersinar

logo Liputan 6 Liputan 6 19/06/2017

Manchester United (MU) dikenal sebagai tim yang sering mencetak pemain bintang lewat akademinya. Setidaknya sudah banyak pemain bintang lahir dari akademi MU.

Sebut saja Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt, Gary Neville, Jesse Lingard, hingga Paul Pogba. Puncak kejayaan akademi MU ini terjadi pada 1999.

Setan Merah --julukan MU-- berhasil meraih treble winner. Pemain-pemain muda MU berhasil memenangkan Liga Champions, Liga Inggris, dan Piala FA.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, Setan Merah terlihat gagal mencetak pemain muda. Para wonderkid MU ini gagal menunjukkan sinarnya di Old Trafford.

Berikut tiga wonderkid MU yang gagal menjadi bintang. Simak di halaman selanjutnya.

Ravel Morisson merupakan salah satu pemain gagal dari akademi MU. (istimewa) © Disediakan oleh PT Kreatif Media Karya Ravel Morisson merupakan salah satu pemain gagal dari akademi MU. (istimewa)

Ravel Morisson merupakan pemain yang satu angkatan dengan Paul Pogba dan Jesse Lingard. Morisson berhasil memenangkan FA Youth Cup 2011 bersama Pogba dan Lingard.

Namun, nasib pemain berusia 24 tahun itu tak sebaik dua rekannya yang sudah menjadi pemain inti MU. Gelandang kelahiran Manchester ini malah menjadi kutu loncat sejak meninggalkan MU pada 2012.

Dia pernah memperkuat West Ham United, Birmingham City, Cardiff City. Untung sekarang, Morisson merupakan pemain Lazio. Namun, dia sedang dipinjamkan ke Queens Park Rangers.

Federico Macheda. (AFP) © Disediakan oleh PT Kreatif Media Karya Federico Macheda. (AFP)

Nama Federico Macheda tenar bersama MU di penghujung musim 2008/09. Debutnya berakhir manis, Macheda menjadi penentu kemenangan MU dengan skor 3-2 saat melawan Aston Villa.

Penyerang berusia 25 tahun itu juga menjadi penentu gelar Liga Inggris untuk MU. Namun itu merupakan kenangan terindah fans Setan Merah mengenai Macheda.

Setelah menjadi pahlawan, sinar Macheda malah meredup. Pemain kelahiran Roma, Italia itu akhirnya meninggalkan Old Trafford pada 2014. Sekarang, dia memperkuat tim yang bermain di Serie B, Novara.

Adnan Januzaj dinilai sebagai pemain malas oleh mantan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel. © Disediakan oleh PT Kreatif Media Karya Adnan Januzaj dinilai sebagai pemain malas oleh mantan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel.

Nama winger Timnas Belgia ini sempat mencuat ketika dimasukkan David Moyes ke tim inti MU pada Agustus 2013. Penampilan perdananya bersama MU saat melawan Wigan Athletic. Performanya sangat mengagumkan, bahkan Adnan Januzaj disebut-sebut sebagai titisan Ryan Giggs.

Januzaj sedianya memiliki potensi untuk jadi bintang dunia, tapi, talentanya itu meredup karena ia tak memiliki tekad kuat untuk mengembangkan kariernya. Ini persis seperti yang dikatakan Thomas Tuchel, eks manajer Borussia Dortmund yang pernah melatihnya, kala ia mengkritik sifat pemalas Januzaj ketika berlatih.

Pada musim lalu, MU meminjamkannya ke Sunderland. Bersama Sunderland, Januzaj tak memberikan banyak kontribusi. Alhasil The Black Cats harus terdegradasi ke Divisi Championship.

Simak video menarik berikut ini:

Manchester United Logo © Ilustrasi logo Manchester United (Business of Soccer) Manchester United Logo

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon