Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

6 Tukang Jegal Terbaik Liga Inggris 2016

logo Liputan 6 Liputan 6 27/12/2016

Liputan6.com, London - Chelsea sukses mengunci status sebagai juara paruh musim Liga Inggris. Kemenangan 3-0 atas Bournemout, Senin (26/12/2016) membuat The Blues --sebutan Chelsea-- berhasil mengemas 46 poin.

Tim besutan Antonio Conte itu juga mencatatkan 12 kemenangan beruntun di Liga Inggris. Lini pertahanan Chelsea juga menjadi salah satu yang paling kokoh pada musim ini.

Gary Cahill dan kawan-kawan tercatat sudah melakukan 438 clearances, 270 intersep, dan 42 blok di lini pertahanannya. Mereka juga sudah 32 kali membuat striker lawan terjebak dalam perangkat off side.

Para pemain bertahan Chelsea juga sudah tercatat menjegal lawan sebanyak 188 kali. Berbicara soal menghentikan permainan dengan menekel lawan, pemain Chelsea bukanlah yang terbanyak.

Lalu, siapa yang sering menjegal pemain lawan dengan cara menekel di Liga Inggris? Simak di halaman selanjutnya.

Gelandang Everton, Idrissa Gueye menempati daftar teratas sebagai penjegal terbaik di Liga Inggris hingga pekan ke-18. Pemain asal Senegal itu sudah menekel lawan sebanyak 82 kali.

Menurut statistik dari Squawka, kemungkinan Gueye melakukan pelanggaran setelah melakukan tekel keras sebesar 46 persen. Total, dia sudah 26 kali melakukan pelanggaran.

Berposisi sebagai gelandang bertahan, pria berusia 27 tahun itu sudah melakukan 39 intersep, 21 clearances, dan lima blok dari 17 penampilan di Liga Inggris.

Kapten Liverpool, Jordan Henderson juga terkenal sebagai tukang jegal Liga Inggris musim ini. Dia sudah melakukan 66 tekel sukses kepada pemain lawan.

Meski terkenal sangat kasar, peluang Henderson merugikan Liverpool dengan tekelnya sangat kecil, hanya 37 persen. Henderson hanya menciptakan pelanggaran sebanyak 12 kali.

Pria berusia 26 tahun tersebut sudah melakukan 33 clearances, 31 intersep, dan satu blok untuk membantu pertahanan Liverpool. Henderson juga sudah menciptakan 27 peluang ketika membantu serangan timnya.

Manchester United Menang, Perebutan Empat Besar Klasemen Kian Seru © Pemain Crystal Palace, Adrian Mariappa (kiri), melakukan tekel kepada pemain Manchester United, Juan... Manchester United Menang, Perebutan Empat Besar Klasemen Kian Seru

Membeli N'Golo Kante dari Leicester City tidak percuma untuk Chelsea. Dia menjadi pemain ketiga dalam daftar tukang jegal dI Liga Inggris. Kante sudah menghentikan lawan dengan tekel kerasnya sebanyak 53 kali.

Dari puluhan tekel yang sudah dilakukannya, pemain asal Prancis itu hanya delapan kali merugikan pertahanan Chelsea. Peluangnya untuk menciptakan pelanggaran dengan tekel hanya 26 persen.

Selain melakukan tekel, pria berusia 25 tahun itu juga membuat 20 clearances, 47 intersep, dan dua blok untuk mengamankan gawang The Blues dari serangan lawan.

Bek sayap Spanyol, Antonio Barragan menjadi pemain yang paling bekerja keras di tim Middlesbrough. Tercatat, Barragan sudah melakukan 52 tekel untuk menghentikan pergerakan lawannya.

Karena bermain sedikit kasar, pemain berusia 29 tahun tersebut itu sudah melakukan pelanggaran sebanyak 14 kali. Persentasenya menciptakan pelanggaran sebesar 38 persen.

Barragan juga terlihat bekerja keras di kotak penalti Middlesbrough. Dia melakukan 75 intersep, 44 clearances, dan delapan blok.

Erik Pieters menjadi pemain berikutnya yang mendapat julukan tukang jegal. Bek asal Belanda itu sudah melakukan 51 tekel untuk mengamankan pertahanan Stoke City.

Sayangnya, tekel Pieters ini lebih banyak merugikan Stoke City. Buktinya, 33 tekel bek berusia 28 tahun tersebut malah menghasilkan 33 pelanggaran yang menguntungkan tim lawan.

Mantan bek PSV Eindhoven itu juga sudah melakukan 63 clearances, 24 intersep, dan lima blok. Pieters juga sudah mengantongi tiga kartu kuning.

Gelandang bertahan Arsenal, Francis Coquelin berada di urutan keenam dalam daftar tukang jegal Liga Inggris. Dia sudah melakukan tekel sebanyak 49 kali.

Permainan keras Coquelin harus diganjar dengan tiga kartu kuning. Setidaknya pemain berusia 25 tahun itu sudah menciptakan 25 pelanggaran yang merugikan Arsenal.

Untungnya, Coquelin sangat disiplin ketika berada di kotak penalti Arsenal untuk mengamankannya dari kebobolan. Dia melakukan 19 intersep, 40 clearances, dan tiga blok.

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon