Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Akbar Maulana Tampil di Kejuaraan CSIJ-B Taipei

logo tribunnews.com tribunnews.com 06/11/2017 Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Atlet atau rider remaja potensial dari Kurnia Stable, Muhammad Akbar Maulana, tengah berada di Taipei.

Putra dari Ir.Fatchul Anas, pemilik Kurnia Stable yang juga bendahara umum PP Pordasi, bersiap untuk mengikuti kejuaraan equestrian CSIJ-B.

Kejuaraan CSIJ-B ini digelar 5-8 November di Hannover Riding Center, Taipei, Taiwan. Event ini dikhususkan untuk rider dengan usia maksimal 15 tahun, sementara kelas yang dipertandingkan maksimal 110 cm.

Titel kejuaraan yang direkomendasi oleh FEI ini adalah "International Junior Showjumping Competition on Borrowed Horse". Artinya, Maulana akan tampil dengan kuda yang disediakan oleh panitia.

Muhammad Akbar Maulana termasuk salah satu rider pilihan yang diharapkan mampu menuai prestasi di event ini--apalagi dia menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia.

Maulana sudah bertolak ke Taipei sejak Minggu (5/11/2017) pagi lalu, didampingi oleh Nico Pelealu, salah satu rider legendaris Indonesia dengan spesialis jumping.

"Akbar Maulana memang membutuhkan banyak pengalaman bertanding di luar negeri," ujar Fatchul Anas, ayah dari Muhammad Akbar Maulana dan Muhammad Akbar Kurniawan saat dijumpai di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Minggu (5/11).

Di kompetisi lokal Muhammad Akbar Maulana biasanya tampil bersama adiknya, Muhammad Akbar Kurniawan.

Akbar Maulana Tampil di Kejuaraan CSIJ-B Taipei © ist Akbar Maulana Tampil di Kejuaraan CSIJ-B Taipei

Terakhir keduanya bertanding di kejuaraan Cinta Indonesiia Open (CIO) 2017, pekan lalu di APM Equestrian Centre.

Sebelum berkompetisi di Kejuaraan CSIJ-Taipei ini, Maulana tampil mengesankan untuk menuai pretasi baik di Kejuaraan Equestrian Junior National Cup yang berlangsung di Beijing, China, pada 1 Oktober 2017 lalu.

Pada event yang diselenggarakan oleh Federasi Equestrian China dan direkomendasi oleh Federasi Equestrian Asia (AEF) ini, Maulana merebut medali perunggu atas keberhasilannya menempati posisi ketiga di kompetisi jumping (lompat rintangan) nomor 105 cm Youth Accumulator.

Kompetisi kelas 105 cm Accumulator ini diikuti oleh 10 rider dari beberapa negara, antara lain tuan rumah China, Rusia dan Indonesia.

Maulana menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia di kelas itu. Tampil elegan di atas kuda Eliano, Maulana di akhir kompetisi memperoleh nilai 65.

Indonesia menampilkan tiga rider yuniornya di event tersebut. Dua rider lainnya adalah Audiariana Putri dan Dirga Saputra. Mereka didampingi oleh rider senior Ferry Wahyu Hadiyanto yang juga bertindak sebagai pelatih. (tb)

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon