Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Alvaro Morata Tidak Sejahat Diego Costa, Chelsea Jadi Lembek

logo Goal.com Goal.com 03/11/2017

Menurut Cascarino, performa tak meyakinkan The Blues di musim ini terjadi karena mereka kehilangan Costa.

Diego Costa boleh jadi menjadi pemain yang berkarakter kotordan intimidatif. Namun menurut eks striker ChelseaTony Cascarino, karakter bermain Costa seperti itulah yang saat inidibutuhkan The Blues.

Cascarino mengakui Alvaro Morata adalah pengganti Costa yang mumpuni. Tujuh goldari 11 laga menjadi bukti bahwa Morata adalah sriker yang bisadiandalkan. Kendati demikian, eks penyerang Real Madrid itu dinilaiterlalu baik kepada lawan.

Akibatnya, lanjut Cascarino, permainan armada Antonio Conte dimusim ini terkesan lembek dan tidak segarang seperti saat masihdiperkuat Costa. Kekalahan 3-0 kontra AS Roma di Liga Champions,Selasa (1/11) lalu menjadi contoh sempurna mengapa Chelseamerindukan sosok Costa.

“Alvaro Morata adalah talenta besar, tetapi saya bertanya-tanyaapakah Chelsea merindukan permainan kotor Diego Costa di linidepan,” kata Cascarino, eks penyerang Chelsea di era awal 1990-an,kepada The Times.

“Morata adalah pemain yang terlalu baik. Melawan Roma, diamembantu Federico Fazio untuk berdiri saat bek Roma itu terjatuh.Saya bisa membayangkan Costa akan mendorong Fazio jika dalam posisiyang sama.”

© 2017 Goal.com

“Morata mampu mencetak banyak gol dan merupakan striker komplet.Tetapi Costa sedikit lebih unggul, karena dia mampu mengintimidasilawan, melanggar lawan atau dilanggar. Mungkin secara keseluruhan,Chelsea di musim ini sudah menjadi tim yang terlalu baik kepadalawan,” jelasnya.

Cascarino juga memberikan sentilan kepada pemain Chelsea lain,yakni Cesc Fabregas. Gelandang Spanyol itu dinilai kurang cocokbermain dalam formasi dua gelandang sentral.

“Gol ketiga Roma [yang dicetak Diego Perotti] menjadi gambaranklasik mengapa Fabregas hanya menojol ketika Chelsea menghadapi timyang lebih lemah. Setelah melakukan salah umpan kepada AleksandarKolarov, dia seperti enggan turun ke belakang untuk menebuskesalahannya,” jelasnya.

Berikutnya, Morata dan Fabregas diharapkan bisa kembali kepuncak performa ketika menghadapi eks bosnya, Jose Mourinho, dalambigmatch Liga Primer Inggris Chelsea versus Manchester United diStamford Bridge, Minggu (5/11).

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon