Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ambisi Besar Milovan Rajevac Tingkatkan Level Thailand

logo Goal.com Goal.com 28/07/2017

Dalam wawancara bersama AFC, sang juru taktik baru Thailand juga membeberkan kelebihan dan kekurangan timnya.

Pelatih anyar Thailand, Milovan Rajevac sudah memiliki rencanajangka panjangnya bagi raksasa Asia Tenggara itu yang ingindibawanya masuk ke jajaran level tertinggi sepakbola Asia.

Skuat The War Elephants sudah memastikan diri menjadi timpertama asal wilayah ASEAN yang bakal berlaga di Piala Asia 2019mendatang melalui jalur 10 tim terbaik Asia yang menembus babakketiga kualifikasi Piala Dunia 2018.

Dengan jalur tersebut, maka kampiun AFF Suzuki Cup 2016 sudahotomatis lolos ke babak utama turnamen yang akan berlangsung di UniEmirat Arab (UEA) dan tak perlu lagi bersusah payah tampil di fasekualifikasi lanjutan yang dilakoni oleh Filipina, Vietnam danMalaysia.

Tekuk Belarusia, Thailand Juara Piala Raja

"Kami sudah kehilangan peluang lolos ke Piala Dunia," katapelatih asal Serbia berusia 63 tahun itu mengawali sesiwawancaranya bersama laman Konfederasi Sepakbola Asia atau AFC.

"Memang, masih ada beberapa pertandingan untuk dimainkan diakhir persaingan dan, tentu saja, Piala Asia akan berlangsung 18bulan dari sekarang. Jadi, sudah pasti waktunya membangun grup barudan sebuah tim yang bisa menghadirkan tantangan di Piala Asia."

© 2017 Goal.com

"Tentu saja, target saya adalah membawa Thailand masuk kejajaran tim terbaik di Asia, selevel dengan Australia, Jepang,Korea Selatan di masa depan. Itu akan menjadi hal yang hebat."

Lolosnya Thailand hingga babak ketiga kualifikasi Piala Duniasebenarnya sudah merupakan pencapaian signifikan dibandingkanbeberapa tahun terkahir, hanya saja sejauh ini di fase tersebutmereka belum pernah menang. Namun Rajevac tetap percaya timnyasudah mengalami perkembangan bagus sejak dilatih dirinya pada Meilalu.

"Ada banyak waktu di depan kami dan saya tak akan menerimatantangan [melatih Thailand] jika saya tak merasa bahwa tantanganyang ada memungkinkan dan realistis. Tapi jelas memang tugas yagsulit," lanjut juru taktik yang membawa Ghana lolos keperempat-final Piala Dunia 2010 itu.

"Kami harus melakukan banyak perubahan, dalam hal apapun demimencapai level [tertinggi di Asia]. Bukan jarak yang kecil, dalamhal kualitas dengan tim-tim besar, seperti yang bisa Anda lihatpada peringkat [FIFA].

"Tapi apabila kami memiliki pendekatan yang bagus dan kerjaprofesional serta penuh komitmen dan dedikasi dari semua orang makakami bisa melakukannya. Anak-anak masih harus belajar banyak hal,namun saya percaya mereka punya potensi untuk berkembang danmenantang tim-tim lainnya di Piala Asia dalam 18 bulan kedepan."

Rajevac sudah merasakan gelar pertamanya bersama Thailand sejakditunjuk menggantikan Kiatisuk Senamuang, yakni saat mengangkattrofi Piala Raja. Meski berstatus eksebisi, setidaknya Thailandberjaya setelah mengalahkan tim-tim kuat seperti Korea Utara yangmerupakan salah satu kekuatan papan atas Asia.

Jelang membara Thailand tampil di Piala Asia untuk pertamakalinya sejak menjadi tuan rumah pada edisi 2007 lalu, pelatih yangjuga pernah menangani timnas Qatar dan Aljazair tersebut sudahmulai menemukan gambaran kekuatan maupun kelemana pasukannya.

"Hal bagus di sini adalah orang-orang punya gairah dandeterminasi untuk meraih kesuksesan. Mereka sangat menyukaisepakbola, tapi di sisi lain ada beberapa masalah yang kami temukansejak hari pertama," ungkapnya.

"Jika Anda melihat liga [Thai League], dan juga tim nasional,mereka kebobolan begitu banyak gol dalam 20 menit terakhir. Inibisa disebabkan oleh persiapan kebugaran yang tidak memadai ataukurangnya konsentrasi, jadi kami harus menggabungkan kedua haltersebut dan berusaha meningkatkan level kebugaran fisik dan jugapendekatan dalam hal persiapan secara psikologis guna mengatasimasalah ini di masa depan."

"Itu jelas merupakan hal yang ingin kami atasi. Tentu saja, dibeberapa area lainnya, dalam hal teknik dan taktik bisa menjadibelih baik, jadi kami akan mencoba untuk mengerahkan kemampuanterbaik demi meningkatkan segala aspek, terutama persiapantaktik."

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon