Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Angel Alfredo Vera: Martapura FC Kotori Pertandingan

logo Goal.com Goal.com 28/07/2017
Angel Alfredo Vera mengecam permainan kasar Martapura FC © 2017 Goal.com Angel Alfredo Vera mengecam permainan kasar Martapura FC

Alfredo sebut pemain Martapura FC incar kaki, sementara Frans mengakui gol Persebaya bersih.

Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera mengecam permainankasar Martapura FC dalam lanjutan Grup 6 Liga 2 2017 kemarin, danmenuding tim tamu sengaja ingin menciptakan permainan kotor.

Dalam laga yang dimenangi Persebaya dengan skor 2-0 ini,sejumlah pemain tuan rumah bertumbangan, karena menderita luka.Wasit pun harus mengeluarkan tiga kartu merah, dua diantaranyaditerima pemain Martapura FC, Erwin Gutawa dan Gideon Huwae.Sedangkan kartu merah untuk Persebaya diberikan kepada RishadiFauzi.

SIMAK JUGA: Dapat Bek Liga 1, Persebaya Lepas Dua Pemain

Alfredo merasa kesal dengan permainan yang ditunjukkan MartapuraFC. Pelatih asal Argentina tersebut bahkan sempat tepancing emosidi akhir laga dengan melempar botol air mineral ke arah pemainMartapura FC.

“Pertandingan sangat keras. Mereka datang untuk membuatpertandingan jadi kotor. Mungkin mereka bisa tahan 15-20 menitawal, tetapi setelahnya kami mulai bisa mainkan bola,” cetusAlfredo.

SIMAK JUGA: Fandry Imbiri Hengkang Dari Semen Padang

“Tetapi pertandingan tidak berjalan bagus. Saya tidak bilangsepakbola tidak boleh keras, tetapi harus cari bola. Jangan kenakaki kalau tidak ada bola. Sepakbola bukan seperti itu. Tetapi kamidapat tiga poin penting untuk pertahankan peluang lolos 16besar.”

Menanggapi tudingan tersebut, arsitek Martapura FC Frans SinatraHuwae justru menganggap wasit kurang tegas dalam memimpinpertandingan. Meski begitu, Frans mengakui ada benturan-benturanmenjurus kasar yang dilakukan timnya.

“Animo Bonek luar biasa. Semangat beberapa pemain berlebihan,kontrolnya kurang. Kami akan pelajari, dengan catatan tolong diaturwasit yang bagus. Jadi ketika kalah, kami akan akui tanpa carikambing hitam. Bermain dengan suporter sebanyak ini, kalau tidakada emosi justru tidak menarik,” kata Frans.

SIMAK JUGA: Persebaya Susah Payah Bekap Madiun Putra

“Keras wajar, kalau kasar ada aturan wasit. Selama wasitmemimpin benar, kami dukung. Saya tidak ada protes saat pemain kamidikartu merah, itu aturan. Tapi kenapa wasit lari pulang?Takut?”

“Kalau wasit benar, dia akan hadapi. Kami tahu aturan, tapijangan dibuat [abai], karena Persebaya tim bagus, kebanggaan semuaorang. Saya akui kalah, semua golnya bersih.” (gk-62)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon