Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Arsene Wenger Pertanyakan Penalti Watford

logo Goal.com Goal.com 16/10/2017

Menurut Wenger, salah satu penyebab kekalahan Arsenal di markas Watford adalah sebuah penalti kontroversial.

Manajer ArsenalArsene Wenger mengaku sulit menerima keputusanwasit Neil Swarbrick yang memberikan penalti kepada Watforddalam duel kedua tim di Vicarage Road, Sabtu (14/10), yang berakhirdengan kekalahan 2-1 di pihak The Gunners.

Penalti itu terjadi di menit ke-71 ketika Hector Bellerindianggap melanggar Richarlison di kotak penalti. Penyerangpengganti Troy Deeney kemudian mencetak gol dari titik putih untukmenyamakan kedudukan setelah Arsenal unggul lebih dulu lewattandukan Per Mertesacker.

Watford pada akhirnya menang secara dramatis setelah TomCleverley mencetak gol di menit terakhir untuk menghadirkankekalahan pertama Arsenal dari delapan laga terakhir. Selepas laga,Wenger secara khusus menyoroti penalti Deeney tersebut yangdisebutnya “penuh skandal” dan “sulit dipahami”.

Petr Cech Troy Deeney Watford Arsenal 14102017 © 2017 Goal.com Petr Cech Troy Deeney Watford Arsenal 14102017

“Memberikan penalti seperti itu adalah sebuah keputusan yangpenuh skandal,” kata Wenger kepada BBC Sport.

“Wasit memang lebih dekat dalam melihat kejadian itu ketimbangsaya. Jadi Anda harus percaya pada keputusannya. Tetapi setelahmelihat tayangan ulang, keputusan itu sulit dipahami.”

“Tetapi kami harus menerimanya. Kami sendiri menyia-nyiakansejumlah peluang untuk mencetak gol kedua, seperti saat [Alex Iwobidan Mesut Ozil] berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper. Kamidihukum karena gagal mencetak gol kedua dan keputusan apa pun dariwasit akan terasa menyakitkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Deeney merasa bahwa penalti yang berhasildieksekusinya bukanlah penyebab kekalahan Arsenal sebagaimana yangdikeluhkan Wenger.

“Saya sudah mendengar komentar Wenger yang mempertanyakanpenalti itu. Bagi saya, kekalahan mereka tidak disebabkan karenasebuah penalti, melankan karena mereka tidak bermain dengan penuhkeberanian seperti kami,” terang kapten The Hornets itu.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon