Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Atur Pemakaian TV Agar Kecerdasan Tidak Terganggu

logo Liputan 6 Liputan 6 23/06/2017 Atur Pemakaian TV Agar Kecerdasan Tidak Terganggu

Televisi merupakan hiburan utama keluarga dalam sebuah hunian. Mungkin Anda bisa menghabiskan waktu lebih dari dua jam untuk menonton televisi di rumah.

Boleh saja sering menonton televisi di rumah. Namun, Anda harus mengetahui aturannya sehingga hobi menonton televisi di rumah tak merusak kesehatan Anda.

Semua yang berlebihan akan berdampak buruk. Agar menonton televisi tidak menimbulkan hal negatif bagi Anda, berikut beberapa tips menonton televisi yang baik dari Rumah.com.

20170622-tips menonton televisi di rumah-rumahcom-boy © Boleh saja sering menonton televisi di rumah. Namun, Anda harus mengetahui aturannya agar tidak berd... 20170622-tips menonton televisi di rumah-rumahcom-boy

Batasi Pemakaian TV

Buatlah batas pemakaian televisi di rumah. Selain untuk menjaga kesehatan juga dapat menghemat pemakaian listrik. Durasi pemakaian televisi yang ideal yakni hanya 3 jam sehari.

Para ahli menyatakan menonton tv lebih dari 3 jam sehari dapat menyebabkan gangguan kognitif, bahkan memicu masalah kesehatan lainnya. Sebagai gantinya, Anda dapat memanfaatkan waktu santai di rumah lebih bervariasi, misalnya untuk berolahraga, membaca, atau melakukan hobi lain.

Perhatikan Jarak

Perhatikan peletakan tv pada sebuah ruang. Menurut Canadian Association of Opstometrists (CAO), jarak ideal seseorang menonton televisi yaitu sejauh lima kali diagonal televisi yang ditontonnya. Hal ini senada dengan yang diutarakan para ahli kesehatan.

Ukuran diagonal televisi adalah jarak dari ujung layar kiri atas ke ujung kanan bawah. Jarak ini dikatakan sebagai jarak yang aman untuk kesehatan mata Anda.

Berkedip

Terus menerus menonton televisi akan membuat mata terasa perih karena cahaya dan radiasi yang dikeluarkan dari layar. Ini akan membuat mata kering dan mudah iritasi. Karena itu, saat menonton seringlah berkedip. Berkedip akan membuat mata tetap lembap.

Pencahayaan yang Tepat

Pastikan ruang menonton televisi mendapat pencahayaan yang merata. Anda dapat meletakkan lampu pada beberapa titik ruang sehingga menghasilkan cahaya yang merata.

Pastikan intensitas cahaya tidak erlalu terang atau redup. Selain itu, jika ingin meletakkan perabot di sekeliling televisi pilihlah perabot yang berwarna netral sehingga tidak menciptakan pantulan cahaya yang mengganggu penglihatan.

(Simak juga: Trik Menata Ruang Keluarga Bagi Movie Lovers)

Beralih ke Obyek Lain Sementara

Jika Anda mulai merasakan mata lelah saat menonton televisi, alihkan pandangan ke obyek lain untuk mengistirahatkan mata. Disarankan untuk melihat benda-benda berwarna hijau seperti tanaman pada pot, atau taman. Warna hijau dianggap dapat merelekasasikan mata.

Anda dapat menerapkan aturan 20-20-20. Artinya, 20 menit melihat layar, 20 detik istirahat dan fokus mata, dan 20 meter jarak menonton. Aturan ini dapat diterapkan untuk orang yang sering menonton televisi.

Televisi sebaiknya tidak ditempatkan di dalam ruangan agar pemakaiannya bisa dibatasi. Untuk itu, rumah harus memiliki ruang keluarga yang memadai. Sedang tertarik mencari rumah baru yang lebih memadai? Simak pilihannya dengan harga mulai Rp500 jutaan di sini!

Foto: Pixabay.com

Rina Susanto

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon