Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Bambang Pamungkas Tidak Puas Kemenangan Atas Persib Bandung

logo Goal.com Goal.com 05/11/2017

Bepe menyatakan seharusnya Persib dapat lebih dewasa menerima segala keputusan yang diberikan wasit.

Kemenangan 1-0 yang didapatkan Persija Jakarta atas PersibBandung, ternyata tidak disambut gembira Bambang Pamungkas. Pemainyang karib disapa Bepe ini menilai raihan tersebut karena lagatidak berakhir hingga waktu normal habis.

Dalam laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, wasit ShaunRobert Evans mengkakhiri laga pada menit 85. Penyebabnya, karenapengadil lapangan asal Australia ini menganggap para pemain Persibmogok bertanding setelah kartu merah yang didapatkan VladimirVujovic.

"Kami tentu bersyukur dapat memenangkan pertadingan melawanmusuh bebuyutan kami Persib Bandung. Namun jika ditanya apakah kamipuas dengan kemenangan kami, maka jawaban kami atau setidaknya sayaadalah tidak. Masyarakat pecinta sepakbola Indonesia tentu layakmendapatkan suguhan pertandingan yang lebih baik dari partai soreitu," kata Bepe dalam tulisannya berjudul I am still human.

Pria berusia 37 tahun tersebut mewajari rasa tidak puasnyapemain-pemain Persib serta ofisial tim dengan sejumlah keputusanwasit di partai itu. Akan tetapi, menurutnya pertandingan harustetap selesai dan tidak berhenti di tengah jalan.

"Pelajaran paling berharga dari pertandingan kemarin adalah kitaharus mulai belajar dewasa dan tidak cengeng dalam menyikapi segalakeputusan wasit di atas lapangan. Saya pikir kita semua (termasukPersib) paham betul mengenai kedudukan wasit dalam sebuahpertandingan," ujarnya.

Bambang Pamungkas - Persija Jakarta © 2017 Goal.com Bambang Pamungkas - Persija Jakarta

"Saya sangat memahami kekecewaan tim Persib sore itu, namuntidak melanjutkan pertandingan adalah sebuah keputusan emosionalnan arogan yang tidak hanya melanggar regulasi, namun juga dapatberpotensi mengubur mimpi dari para pendukung setia dan fanatikPangeran Biru."

"Secara pribadi saya tidak berani membayangkan, jika kompetisitertinggi di negeri ini digulirkan tanpa partisipasi Maung Bandung,sebuah klub besar yang memiliki sejarah dan tradisi panjang dalamsepakbola Indonesia. Sebuah konsekuensi yang mungkin tidakterpikirkan oleh siapapun yang memiliki ego terlalu tinggi, danmemerintahkan tim Persib untuk "walk out" pada pertandingan soreitu."

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon