Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

BE YOUR OWN LEGEND: Sosok Yang Bantu Kim Kurniawan Beradaptasi Di Indonesia

logo Goal.com Goal.com 28/11/2017

Sebagai pemain naturalisasi dengan usia muda, tak mudah untuk Kim Kurniawan beradaptasi dengan kultur Indonesia yang berbeda.

Melalui seri #BEYOUROWNLEGEND, Goal Indonesia akan mengikuticerita Kim Jeffrey Kurniawan. Pemain naturalisasi asal Jerman yangmenempuh jalan berliku untuk merebut hati para penggemar sepakbola.Mulai dari Persema Malang, bermain futsal, hingga kemudian menemuititik balik bersama Pelita Bandung Raya, kini Kim menjadi pujaanbobotoh Persib Bandung, meski awalnya sempat diragukan. Ikutikisahnya mengatasi rintangan dan menjadi salah satu legendasepakbola Indonesia!

Kim Jeffrey Kurniawan datang ke Indonesia sebagai pemainberstatus naturalisasi asal Jerman. Ia pun akhirnya menjadikanPersema Malang sebagai tim pertama Tanah Air yang ia bela, di usiayang masih 21 tahun.

Lahir dan tumbuh besar di Eropa, tentu bukan hal mudah untuk Kimberadaptasi dengan Indonesia. Ia sendiri tak bisa berbahasaIndonesia awalnya, hingga ada sosok pemain yang membantu Kimberadaptasi.

"Dari awal saya masuk ke Indonesia, saya langsung satu tim samaBima Sakti. Kebetulan juga satu posisi jadi saya belajar banyakdari dia," kisah Kim soal pemain panutannya, kepada Goal Indonesia.

Bima memang saat itu menjadi kapten dari Persema arahan TimoScheunemann. Sosok Timo sendiri berperan besar hingga Kim dan IrfanBachdim (yang kini jadi kakak ipar Kim), mengawali karier diIndonesia.

"Itu awalnya saya tidak bisa bahasa Indonesia, dia [Bima] pemainlokal, pemain asing pastinya bisa berbahasa Inggris, tapi pemainlokal salah satunya Bima Sakti yang bisa. Jadi dia banyak leadingsaya. Dia benar-benar kasih saran seperti ini, seperti itu.Posisinya juga sama, jadi dia benar-benar menjadi idola saya diIndonesia."

Saat ini, Kim pun sudah fasih berbahasa Indonesia. Pemain yangmengawali kiprah di Persema sebagai bek kiri itu juga sudahmemahami betul kultur Indonesia, baik soal sepakbola maupun di luarlapangan hijau.

Setelah Malang, Bandung kemudian jadi tempat yang lekat untukKim. Berawal dari Pelita Bandung Raya (PBR) yang ia bela pada 2013,kemudian bergabung dengan Persib Bandung sejak 2015 hinggasekarang.

"Pindah ke PBR, adalah mas Bepe [Bambang Pamungkas]. Walaupunposisinya berbeda, tapi saya sama dia chemistry -nya dapat. Diamain striker, saya main second striker . Jadi, kami bisa bawa PBRke empat besar."

© 2017 Goal.com

"Itu berkat mas Bepe juga. Banyak gol yang dia cetak. Padahalbanyak yang bilang 'Ah, masanya sudah habis'. Dia buktikan ternyatabelum. Jadi itu salah satu idola buat saya. Dan ingin sayaikuti."

"Di Persib pastinya Hariono. Teman dekat saya, teman main saya.Jadi pastinya, Hariono yang menjadi panutan di Persib buat saya,"pungkas cucu dari mantan pemain Persija Jakarta dan timnasIndonesia, Kwee Hong Sing itu.

"Postur tubuhku yang kecil sering menjadi kelamahanku, tapidengan keinginan yang tak kenal lelah aku bisa menyingkirkankelemahanku. Sekarang giliranmu, cari tahu kekuatanmu. Latihkekuatan itu dua kali lebih kuat sampai mereka tak lagi melihatkelemahanmu. Buktikan kalau kamu bisa menjadi The Next Legend!"

FROM ZERO TO HERO: Ikuti lima inspirasi dari kisahhidup perjalanan Kim Kurniawan. Berlatih dua kali lebih kuat, TheTrue Sportmanship! Ikuti pula kisah berikutnya dari KimKurniawan, eksklusif di Goal Indonesia!

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon