Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Calon Pemain Terbaik Ligue 1 - Temui Target Manchester City, Nordi Mukiele

logo Goal.com Goal.com 29/11/2017

Pemain serba bisa berusia 20 tahun ini sudah mengundang ketertarikan Manchester City sejak direkrut dari Laval pada Januari 2017.


Ada sedikit ekspektasi untuk Montpellier di awal musim, tetapiStade de la Mosson secara mengejutkan mampu bersaing dalam bursakompetisi Eropa saat pertengahan musim mendekat.

Mereka berhasil merengkuh posisi yang impresif - ketujuh -sebagian besar berkat pertahanan tim, yang meraih catatan terbaikdi Ligue 1 musim ini. Klub-klub tiga besar musim lalu ParisSaint-Germain, Monaco dan Nice gagal mengalahkan catatan defensifMontpellier.

Hanya kemasukan delapan gol dari 14 pertandingan, salah satuyang terbaik di kompetisi top Eropa. Dan, itu digaris bawahi denganmenjadi satu-satunya tim yang tidak bisa dibobol oleh PSG musimini.

Nordi Mukiele Lima Montpellier Nantes Ligue 1 09092017 © 2017 Goal.com Nordi Mukiele Lima Montpellier Nantes Ligue 1 09092017

Pemain muda Nordi Mukiele menjelma menjadi salah satu tembokkokoh dalam skema lima bek Montpellier.

Pemain berusia 20 tahun itu didatangkan dari klub Ligue 2 Lavalpada Januari 2017 dengan banderol sekitar €1.5 juta dan tidakmembuang waktu untuk tampil impresif. Alhasil, pada akhir musim,Manchester City mengirim pemantau untuk memonitorperkembangannya.

Dia melakukan debut senior di kasta kedua pada 2015, ketikamasih berusia 17 tahun, dan sudah menjalani lebih dari 60pertandingan liga, termasuk 30 laga sepanjang kalender tahunini.

Ia pemuda atletis yang mampu membaca arah pertandingan denganbaik, dia juga mampu bermain di setiap posisi lini belakang tetapikerap dipasang pada posisi kanan. Meski dia sudah cukup seringdipercaya pada posisi sentral oleh pelatih Michel Der Zakarian,kebugarannya menjadi salah satu aspek yang membuat Montpellier bisamenerapkan skema 5-3-2 di Ligue 1.

Mukiele bukan pemuda yang terpaku pada kemampuan bertahan, diajuga memberi atribut dari sosok bek sayap modern, dengan keinginanmenyerang dan kualitas untuk masuk ke dalam area pertahanan lawan.Kaki kanannya menjadi senjata paling ampuh dan dia sudahmenciptakan satu assist musim ini.

Bagaimanapun juga, Der Zakarian yang pragmatis ingin beksayapnya lebih berkontribusi untuk pertahanan dan dalam peranitulah Mukiele terus berkembang.

Dia dimasukkan ke skuat reguler Montpellier dengan harapanberkembang sebagai bek tengah terbaik. "Hilton tidak bisa terusbermain," ujar mendiang mantan pemilik Montpellier Louis Nicollinjelang pembelian sang pemain muda, sembari menyoroti usia kaptenyang sudah berusia 40 tahun.

Namun, dengan posisi bek kanan di tim nasional masih menjaditargetnya untuk digapai, setidaknya dalam jangka panjang."Terkadang saya memikirkannya," ungkapnya kepadaMadeInFoot.com.

"Anda harus memiliki gol, bahkan yang sulit sekalipun. Sayabertanya kepada diri sendiri: 'Mengapa bukan saya?' Tetapi sayamasih jauh dari itu.

"Saya datang dari akademi pada posisi bek tengah kemudianbermain satu musim penuh di bek kanan pada Ligue 2, dan sayaberadaptasi pada posisi itu. Saya tidak memiliki preferensi karenasaya bisa bermain di kedua posisi itu, terlepas apa sistemnya."

Kemampuan serba bisanya cukup impresif, meski ia mendapatkan itukarena sering berpindah posisi. Pada saat muda, dia mengakuibermain di semua posisi, kecuali striker - "Saya tidak pernahmenjadi pencetal gol yang hebat," ujarnya.

Setidaknya, para bek hebat yang menjadi sosok idolanya, sepertilegenda Chelsea John Terry dan bek andalan Real Madrid SergioRamos.

Jika ada satu hal yang masih harus dipoles, itu adalah dayakonsentrasinya, yang merupakan atribut vital untuk menjadi bekkelas dunia. Der Zakarian sudah mengkritik hal tersebut kepadaseluruh skuatnya musim ini.

"Bahkan jika kritikan itu bukan untuk saya, saya menganggapnyajika itu untuk saya," ujar Mukiele. "Kita semua memiliki kelemahan,begitulah. Tergantung saya sendiri untuk menghapusnya atau tidak.Saya duduk di bangku cadangan beberapa lama dan itu membuat sayaberpikir dan bekerja sedikit lebih keras.

Upaya Mukiele terbayar. Dia menjadi bagian dari lini belakangpaling kukuh di Prancis dan harganya meroket. Satu tahun di kastatertinggi membuatnya berkembang pesat, hingga sulit untuk membantahbahwa ia akan menjelma menjadi bek kanan andalan klub, sebelumdirekrut klub besar.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon