Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Cedera Picu Alarm Peringatan Untuk Chelsea

logo Goal.com Goal.com 15/10/2017

Kekalahan mengejutkan di Selhurst Park membuka borok The Blues tentang kedalaman skuat mereka yang buruk.

Di Liga Primer Inggris, jargon bahwa setiap tim bisa salingmengalahkan memang kerap terbukti benar. Tim raksasa yangterjungkal secara reguler hingga dongeng Leicester City dua tahunlalu membuat liga ini menghadirkan kenikmatan hakiki bagi parapenyuka kejutan.

Selhurst Park pada Sabtu (15/10) kemarin, publik Liga Primerkembali dibuat kaget ketika tuan rumah Crystal Palace sukses membuat Chelseabertekuk lutut 2-1. Boleh dibilang, inilah kejutan terbesar dimusim ini. Betapa tidak, Palace yang duduk di peringkat buncitdengan nol poin dan selalu kalah tanpa mencetak gol di tujuh lagasebelumnya ternyata sanggup memperdayai sang juara bertahan.

Gol bunuh diri Cesar Azpilicueta di awal laga menandai golperdana Palace di musim ini. Tiemoue Bakayoko sempat mencetak golpenyama, namun Wilfried Zaha mengembalikan keunggulan The Eaglesyang bertahan sampai laga usai. Menariknya, kedua tim sama-samamelepaskan 11 tembakan di sepanjang laga yang mengindikasikan bahwaPalace sama sekali tidak terlihat inferior.

Absennya dua pilar, Alvaro Morata dan N’Golo Kante, disinyalir telah memengaruhi performa The Bluesdan manajer Antonio Conte sendiri mengakui hal itu. “Saat iniadalah momen yang sangat sulit bagi kami. Ketika Anda memulaipertandingan tanpa Morata dan Kante, itu tidak mudah,” katanya.

Namun jika ditelisik lebih dalam, problem Chelsea sebetulnyabukan semata-mata karena absensi Morata dan Kante, melainkan karenamereka tidak memiliki kedalaman skuat yang baik. Secara kuantitas,skuat Chelsea 2017/18 lebih ramping (23 pemain di tim utama)ketimbang musim lalu (25). Padahal, Chelsea di musim ini ketambahansatu kompetisi, yakni Liga Champions, sehingga aktivitas transfermereka di musim panas kemarin patut dipertanyakan.

Kualitas para pemain pelapis Chelsea juga mulai diragukan. Simakbagaimana Michy Batshuayi gagal menjalankan peran Morata saatmelawan Palace. Di babak pertama, Batshuayi cuma menyentuh bola 19kali tanpa melepaskan tembakan. Conte pun cepat-cepat menariknyakeluar di awal babak kedua. Sementara para pelapis lain sepertiAndreas Christensen, Davide Zappacosta, Kenedy, dan Charly Musondamasih belum teruji di Liga Primer.

Faktor kelelahan pun menghantui Eden Hazard dkk. Untuk mengkoverKante, yang diperkirakan bakal absen sebulan, Chelsea hanyamemiliki Bakayoko dan Cesc Fabregas sebagai gelandang tengah yangprima. Danny Drinkwater tidak bisa diharapkan karena sampai detikini belum pulih dari cedera betis. Conte bahkan sampai harusmemanggil dua gelandang junior, Ethan Ampadu dan Kyle Scott, ke timutama.

Tanpa proteksi Kante, sebagaimana yang terlihat kontra Palace,trio bek Chelsea tampak ketar-ketir dalam meredam Zaha cs. Bakayokomemang mencetak gol, tapi kehadirannya di tengah lapangan tidaksedominan Kante. Akibatnya bisa fatal, seperti ketika Willianhilang fokus di lini tengah sehingga berujung pada gol keduaPalace.

Kehilangan pemain sekaliber Kante tentu sungguh disayangkan,tapi masalah ini seharusnya teratasi dengan mudah andai Chelseatidak menjual Nemanja Matic ke Manchester United. Nasi sudahmenjadi bubur, kini Conte harus bijaksana dalam menggunakan tenagaBakayoko dan Fabregas. Pasalnya, Chelsea untuk selanjutnya bakalmelakoni enam laga -- di antaranya dua kali melawan AS Roma di LigaChampions dan juga menghadapi Manchester United -- sebelum dipotongjeda internasional November.

Untuk kian memperparah keadaan, wing-back andalan Victor Mosesmenambah panjang daftar cedera. Moses mengalami masalah hamstringkontra Palace dan membuatnya ditarik keluar jelang turun minum.Tanpa Kante, Morata, Moses, dan Drinkwater selama beberapa pekan kedepan, wajar apabila Conte mulai cemas.

© 2017 Goal.com

“Kehilangan tiga sampai empat pemain adalah masalah besar bagikami. Tapi kami akan terus berjuang. Kami harus segera mencarisolusi dan tidak perlu mencari-cari alasan. Musim ini akan sangatsulit dan oleh karena itu kami harus mengerahkan 150 persen,” seruConte.

Sayangnya, Conte lupa bahwa untuk mengerahkan 150 persendibutuhkan kondisi skuat yang fit 100 persen – sesuatu yang saatini tidak terlihat di Chelsea. Kekalahan dari Palace adalahkekalahan ketiga Chelsea di musim ini dan mereka kini sudahtertinggal sembilan poin dari Manchester City di puncak klasemen.Alarm peringatan Chelsea sedang berbunyi nyaring.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon