Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Cerita Spasojevic Soal Gol Perdananya bagi Timnas Indonesia

logo Tempo.co Tempo.co 26/11/2017 Tempo.co

Striker Timnas Indonesia Ilija Spasojevic berhasil mencetak gol perdananya bagi Timnas, dalam laga kontra Guyana, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, 25 November 2017. Spaso bahkan mencetak brace atau dua gol untuk memastikan Indonesia menang 2-1.

Gol pertama pemain yang baru dinaturaslisasi itu dicetak di babak pertama lewat titik putih. Spaso mengatakan para pemain di lapangan sepakat jika dirinya menjadi algojo penalti.

"Saya rasa saya harus ambil tanggung jawab sebagai pemain senior. Saya deg-degan tentu saja karena belum pernah cetak gol untuk timnas dan ini penalti," kata Spaso saat ditemui usai pertandingan. Itu merupakan gol perdana Spaso sejak bergabung dengan timnas. Di laga perdananya saat kontra Suriah U-23, Spaso gagal mencetak gol.

Spaso memang satu-satunya pemain senior yang dipertahankan pelatih Timnas Luis Milla di skuadnya. Sisanya, dalam laga kontra Guyana semalam, Milla mempercayakan pemain U-23 sebagai pilihan utamanya.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Gol kedua Spaso terjadi di babak kedua. Memanfaatkan assist Febri Haryadi, Spaso yang berdiri bebas di depan gawang, menceploskan bola ke gawang kiper Guyana, Andrew Durant. Spaso merakan golnya sembari hormat dan kemudian mencium lambang Garuda di dadanya.

Spaso mengatakan gol-golnya dipersembahkan bagi keluarganya dan masyarakat Indonesia. Meski begitu, ia mengatakan kedua gol itu merupakan hadil kerja keras seluruh pemain di lapangan. 

Striker Bhayangkara FC itu pun mengatakan siap kembali membela timnas jika tetap dipercaya Luis Milla. Ia mengaku tak memiliki target jumlah gil yang ingin dicapainya.

"(Saya) mau bantu timnas juara dan yang penting permainan berkembang untuk Asian Games (Agustus 2018)," kata pemain berumur 30 tahun itu.

Dalam laga itu, Luis Milla memasangkan Spaso sebagai striker tunggal Timnas Indonesia, dalam skema formasi 4-2-3-1. Ia didukung oleh tiga gelandang serang, yakni Septian David Maulana, Febri Haryadi, Osvaldo Haay.


Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon