Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Dirga, Sita, Glory ke Kejuaraan CSI Junior di Thailand

logo tribunnews.com tribunnews.com 04/11/2017 Toni Bramantoro
Dirga Wira Ramadhan dan Dwiputri Sita Hapsari bersama pembina APM Equestrian Centre Marciano Norman dan Triwatty Marciano, serta wakil Inasgoc, Onggara © ist Dirga Wira Ramadhan dan Dwiputri Sita Hapsari bersama pembina APM Equestrian Centre Marciano Norman dan Triwatty Marciano, serta wakil Inasgoc, Onggara

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Tiga atlet/rider muda potensial, yakni Dirga Wira Ramadhan, Dwiputri Sita Hapsari dan Glory Gabriela Surya, akan diberangkatkan ke kejuaraan equestrian (berkuda ketangkasan) yunior di Bangkok, Thailand, yang digelar 21-23 November mendatang.

Event di Bangkok ini level kompetisi CSI Junior dengan kategori usia di bawah 18 tahun.

Dirga Wira Ramadhan dan Dwiputri Sita Hapsari adalah rider dengan kemampuan menjanjikan dari APM Equestrian Centre, Tigarasak, Tangerang, sementara Glory Gabriela Surya dari Arthayasa Stable, Cinere.

Dirga, Sita dan Glory menjadi wakil Indonesia ke kejuaraan equestrian CSI Junior di Thailand ini setelah lolos dari saringan melalui empat ronde persaingan kelas 110 cm yunior.yang dilangsungkan di dua seri Test-Evebt 'Road to Asian Games 2018'.

Seri-1 di Arthayasa Stable, Cinere, bulan lalu, dan seri-2 di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang, Sabtu (4/11/2017).

Pada dua kali kualifikasi kelas 110 cm yunior ini, Dirga, Sita dan Glory pada dua ronde seri-1 menaiki kudanya masing-masing. Di seri kedua di APM Equestrian Centre, pada dua ronde persaingan mereka menunggangi kuda yang berbeda.

"Karena di kejuaraan CSI Junior Thailand itu sifatnya borrowhorse, kuda-kudanya disediakan oleh panitia. Jadi mereka harus terbiasa memakai kuda yang bukan tunggangan spesialisasinya," jelas Dewi Anggraeni dari PP Pordasi, Sabtu (4/11/2017) di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.

Dewi Angraeni juga mengabarkan tentang akan diberangkatkannya tiga rider senior ke kejuaraan di Qatar, pada 21 November mendatang. Yakni, Brayen Brata-coolen, Ferry Sutoyo, dan Raymen Kaunang.

Siapa yang akan mendampingi tim ke kejuaraan CSI Thailand dan ke Qatar, belum ditentukan.

PP Pordasi menghadapi tantangan yang berat untuk mampu meraih medali emas di pentas equestrian Asian Games XVIII/2018, yang akan digelar di Indonesia Equestrian Park, sebuah kompleks equestrian yang dibangun di bekas lahan pacuan kuda Pulomas, Jakarta Timur.

Di Asian Games XVIII/2018 diperebutkan enam medali emas dari jumping, dressage dan eventing (trilomba). Rider-rider yang diproyeksikan ke Asian Games XVIII/2018 tersebut terjaring dari berbagai event, baik 2017 dan 2018.

Kendati demikian, beberapa rider senior tetap menjadi tumpuan, seperti Adi Katompo, Brayen Brata-Coolen, Raymen Kaunang, serta kakak-beradik Andry dan Ferry Sutoyo.

Di sisi lain, beberapa rider senior lainnya memillih berlatih intensif di luar negeri, seperti Larasati Gading, peraih medali perunggu di dressage Asian Games 2014, Incheon, Korsel, dan Putri Hamidjojo.

Larasati Gading berlatih dan mengikuti berbagai turnamen di Jerman.

"Putri Hamidjoyo sedang berlatih di Belanda, Adi Katompo ke Jerman," kata Dewi Anggraeni. (tb)

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon