Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ditekuk Barito Putera, Persiba Balikpapan Minta Maaf

logo Goal.com Goal.com 21/10/2017

Hartono menuding waktu recovery yang minim membuat anak asuhnya kesulitan mengembangkan permainan.


Pelatih dan pemain Persiba Balikpapan menyampaikan permintaan maaf setelahdipermalukan Barito Putra 3-2 pada pekan ke-30 Liga 1 2017 di StadionBatakan, Jumat (20/10) malam WIB.

Kekalahan itu membuat langkah Persiba untuk lepas dari jeratandegradasi menjadi berat, karena hitungan matematis poin maksimaldari empat laga mereka adalah 36, sama dengan torehan angkaperingkat 13 klasemen sementara, Persela Lamongan.

“Hasil buruk ini tidak menguntungkan. Saya minta maaf kepadamasyarakat Balikpapan. Saya mohon maaf secara pibadi dan tim. Kamikurang beruntung,” ujar pelatih Hariyadi.

Hariyadi menyebutkan kehilangan Marlon da Silva memberikan kerugian untuk Persiba Balikpapan © 2017 Goal.com Hariyadi menyebutkan kehilangan Marlon da Silva memberikan kerugian untuk Persiba Balikpapan

Mantan asisten Milomir seslija itu juga mengeluhkan masaistirahat yang kurang. Sebab, hanya selang empat hari melawan BaliUnited di Batakan, mereka sudah kembali menjamu Barito Putra.

“Saya melihat masa recovery pemain kurang, karena main lawanBali United pertandingan yang sangat berat. Kami melaluipertandingan berikutnya hanya empat hari, dua hari untuk istirahat,kami coba lapangan, kami main. Kelihatan sekali pemain sayamembutuhkan recovey yang panjang,” jelas Hariyadi.

“Itulah sepakbola semua dituntut harus siap, dan dalam keadankami ketinggalan, semua pemain menggerahkan tenaganya dankonsentrasinya. Kami berusaha menyerang, dan kami hanya berhasilmencetak dua gol. Ini jadi pelajaran bagi kami untuk pertandinganselanjutnya.”

Senada dengan Hariyadi, permintaan maaaf pun disampaikan IrhamIrhaz. Gelandang Persiba ini mengakui mereka mudah terpancingemosi, sehingga tidak fokus melakoni pertandingan.

“Kami semua minta maaf, karena belum bisa memberikan hasil yangmaksimal. Kami terpancing emosi, kami tidak fokus ke permainansendiri, kami fokus ke permainan lawan, sehingga kami emosi, dansampai ada kartu merah untuk pemain kami,” ujarnya. (gk-54)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon