Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Djarum Superliga Badminton, Panggung Terakhir Lindaweni Fanetri

logo tribunnews.com tribunnews.com 20/02/2017 Reynas Abdila
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Lindaweni Fanetri mengembalikan bola ke pebulu tangkis India Saina Nehwal pada Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2015). Lindaweni gagal melaju ke final setelah kalah dengan skor 21-17 dan 21-17. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) © TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Lindaweni Fanetri mengembalikan bola ke pebulu tangkis India Saina Nehwal pada Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2015). Lindaweni gagal melaju ke final setelah kalah dengan skor 21-17 dan 21-17. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

TRIBUNNEWS.COM - Pebulutangkis tunggal putri atau mantan penghuni Pelatnas PBSI Cipayung, Lindaweni Fanetri yang mewakili Berkat Abadi menyumbang kemenangan atas Gifu Tricky Panders di turnamen Djarum Superliga Badminton 2017.

Linda menang atas Nanami Akechi dengan 21-16 dan 21-18.

Pemain yang tengah fokus menimba ilmu di bangku kuliah ini mengaku sempat 'kagok' setelah kurang lebih enam bulan jarang latihan.

“Di pertandingan tadi cukup melelahkan dan sedikit kesulitan juga karena kurang lebih sudah enam bulan jarang latihan,” katanya.

Linda kembali turun di arena pertandingan Djarum Superliga kali ini pasca memutuskan keluar dari Pelatnas.

Tawaran dari Berkat Abadi tidak dapat ia tolak lantaran batal tampil di Hong Kong dan Macau Open.

"Ini pun sebenarnya gara-gara saya gak jadi ikut turnamen Hong kong dan Macau Open kemarin, jadi saya terima tawaran ikut Superliga ini bersama Berkat Abadi Banjarmasin, dan tentunya saya pasti akan berusaha semaksimal mungkin di setiap pertandingan,” ungkap Linda.

Tak hanya itu, pebulutangkis berusia 27 tahun tersebut memberikan pernyataan jika di Djarum Superliga Badminton kali ini merupakan turnamen terakhir yang bakal ia ikuti.

“Kemungkinan ini pertandingan terakhir saya. Karena setelah ini saya akan fokus kuliah dan mengurus bisnis keluarga saya,” jelas Linda.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon