Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Dua Event Pacuan Kuda Terakhir 2017: Sawahlunto Derby dan Trainers Cup

logo tribunnews.com tribunnews.com 21/11/2017 Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Usai gelaran Jogja Derby 2017, bukan berarti arena persaingan pacuan kuda tingkat nasional untuk 2017 ini sudah tuntas.

Masih ada dua pacuan lagi. Yakni, final Sawahlunto Derby, dan Trainer's Cup.

Menurut keterangan Sekretaris Komisi Pacuan PP Pordasi Noviardi Sikumbang, final Sawahlunto Derby akan digelar Minggu (3/12/2017) di Sawahlunto, Sumatera Barat.

"Babak penyisihan Sawahlunto Derby 2017 ini sudah dilangsungkan Minggu (19/11) kemarin, bersamaan waktunya dengan Jogja Derby 2017," ungkap Noviardi Sikumbang, Selasa (21/11/2017) malam.

Usai Sawahlunto Derby, pacuan kuda terakhir adalah Trainer's Cup, yang digelar Sabtu (23/12) di Tegal Waton, Salatiga.

Adrius Putra Spt, Ketua Panpel Sawahlunto Derby 2017, saat menyaksikan kejurnas di Pasuruan, medio Oktober lalu. © ist Adrius Putra Spt, Ketua Panpel Sawahlunto Derby 2017, saat menyaksikan kejurnas di Pasuruan, medio Oktober lalu.

"Ini adalah event yang dikhususkan sebagai apresiasi dari para pemilik kuda (owner) maupun stable untuk para pelatih. Setiap tahunnya memang diadakan sebelum Natal, khususnya hari Sabtu," jelas Noviardi.

Terkait dengan final Sawahlunto Derby 2017, Noviardi menjelaskan bahwa kemungkinan besar kuda-kuda tangguh dari luar Sumatera tidak berpartisipasi.

Disamping babak penyisihannya sudah dilakukan bersamaan dengan Jogja Derby, para pemilik kuda dari luar Sumatera juga 'keder' dengan ketangguhan sekaligus keangkeran para peserta lokal di Sawahlunto Derby.

"Saya tanya Alex Asmasoebrata dari DKI Jakarta, apakah akan mengirim kuda ke Sawahlunto Derby seperti tahun-tahun sebelumnya? Jawabannya, tidak. Berat, berat, bro. Tidak pernah ada yang tembus, sepanjang keikut sertaan kami selama ini. Mudah mudahan tahun berikutnya kuda kuda kami lebih siap bersaing dan siap memenangkan pertandingan untuk memecahkan mitos yang selama ini belum pernah ada sejarahnya sepanjang 11 tahun penyelenggaraan pacuan klasik Sawahlunto Derby ada kuda diluar Sumbar yang mampu menjuarai event bergengsi ini," papar Noviardi Sikumbang, mengutip pernyataan Alex Asmasoebrata.

"Nggaklah, khan kuda-kuda kita ikut Jogja Derby," demikian disampaikan pemilik Aragon Stable, Lembang, Mohammad Chaidir Saddak yang dihubungi secara terpisah.

Noviardi Sikumbang mendapat janji dari Adrius Putra, Spt, Ketua Panpel Sawahlunto Derby 2017, bahwa gelaran Sawahlunto Derby 2017 pada 3 Desember mendatang akan tersaji meriah, ketat dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Sawahlunto dan sekitarnya.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon