Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

EKSKLUSIF - Indra Sjafri: Cara Membentuk Karakter Permainan Timnas Indonesia U-19

logo Goal.com Goal.com 31/10/2017

Indra membeberkan kiat-kiatnya dalam melatih timnas Indonesia U-19.


Indra Sjafri - Timnas Indonesia U-19 © 2017 Goal.com Indra Sjafri - Timnas Indonesia U-19

Tak bisa dimungkiri permainan yang ditunjukkan tim nasional(timnas) Indonesia U-19 saat ini menjadi salah satu contoh yangdikagumi oleh masyarakat pencinta sepakbola Indonesia. Di manamereka mampu menunjukkan permainan atraktif dengan kolektivitas timyang solid, serta penguasaan bola yang baik di setiap pertandingan.Hingga munculnya isitilah pepepa (pendek, pendek, panjang) yangdiapungkan oleh Indra Sjafri sebagai ciri khas permainan timnasU-19.

Namun hal itu tak mudah bagi Indra untuk membentuknya. Indra punmengungkapkan apa saja perbedaan yang dialaminya, ketikamempersiapkan timnas U-19 era Evan Dimas dan kawan-kawan dengan timyang saat ini dipersiapkannya untuk Piala Asia U-19 2018.

"Kalau dari sisi dukungan dari PSSI, saat ini kami didukunglebih penuh. Semua program yang saya ajukan hampir semua dipenuhioleh PSSI. Bisa saya bilang, dari segi dukungan PSSI memang sudahenggak ragu-ragu lagi. Ini memang diperlukan untuk kemajuansepakbola," kata Indra, kepada Goal Indonesia.

Lebih lanjut, pelatih asal Sumatera Barat itu juga mengungkapkanbagaimana kiat-kiatnya dalam membentuk karakter permainan EgyMaulana Vikri dan kawan-kawan. Indra pun belajar dari pengalamannyaketika mempersiapkan timnas U-19 di era Evan Dimas dankawan-kawan.

"Berdasarkan pengalaman saya itu, saya bisa memangkas cara-carapersiapan dari sisi waktu dalam menyiapkan tim. Contohnya, dulu kansaya enggak punya pengalaman dalam membangun timnas U-19 lebihcepat, kan butuh waktu lama, seperti blusukan ke daerah-daerah.Sekarang saya pangkas itu, Asprov PSSI-nya yang disuruh kerja,ketika regionalnya baru kami mulai turun. Itu yang lebih efisien,"bebernya.

"Dari sisi kepelatihannya juga apa sih yang perlu dibangun untukmematenkan dari filosofi sepakbola saya itu apa-apa saja. Dulu sayamasih meraba-raba, sekarang kami tahu persis, mau enggak mau skilldasar yang tiga, yaitu bagaimana first touch (sentuhan pertama),passing (operan), dribling (dribel), itu yang jadi topik sesilatihan yang terus menerus. mulai dari pemanasan, passing supportitu yang jadi rutinitas, karena dari sana lemahnya. Dari usia mudakita dasarnya yang harus diperkuat," jelas eks pelatih Bali Uniteditu.

Di samping itu, Indra juga menuturkan, saat ini komunikasiantara pelatih timnas dan klub harus dijalin dengan baik.Mengingat, ada kepentingan agar para pemain potensial bisa lebihberkembang lagi kualitasnya.

"Tapi saya bilang ke Mas Danurwindo (direktur teknik PSSI), itupelatih-pelatih klub memang filosofi sepakbolanya tak akan bisadisamakan. Kayak sekarang yang punya pemain itu kan klub, dalam halapa kami harus berkomunikasi dengan mereka. Bukan berartimempengaruhi keputusan mereka, itu enggak akan bisa, karena carabermain dan filosofi setiap pelatih berbeda," tuturnya.

Seperti diketahui, saat ini Indra bersama timnas U-19 sedangbertanding di grup F Pra Piala Asia U-19 2018. Pada laga perdana diStadion Paju, Korea Selatan, hari ini, tim berjulukan GarudaNusantara itu berhasil menang telak 5-0, atas Brunei Darussalam.Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan Timor Leste, 2 Novembernanti.(Bersambung)

Keterangan: Pada artikel selanjutnya, Indra bakal memaparkanstrateginya sebelum merasa layak untuk menangani timnas senior.Simak terus eksklusif Indra Sjafri bersama Goal Indonesia!

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon