Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

EKSKLUSIF - Indra Sjafri: Tak Ingin Egy Maulana Vikri Bernasib Sama Seperti Evan Dimas

logo Goal.com Goal.com 03/11/2017

Indra mempersiapkan Egy dan para pemain timnas Indonesia U-19 saat ini semaksimal mungkin agar tak cuma sekadar trial di klub Eropa.


Indra Sjafri © 2017 Goal.com Indra Sjafri

Tim nasional (timnas) Indonesia U-19 yang dilatih Indra Sjafriselalu bisa memunculkan nama baru yang mampu mencuri perhatianpencinta sepakbola nasional. Tentunya masyarakat Indonesia masihingat bagaimana mereka dibuat terkesan oleh kemampuan Evan DimasDarmono ketika memimpin rekan-rekannya menjuarai Piala AFF U-192013.

Aksi heroik Evan yang paling diingat juga ketika dia mencetakhat-trick ke gawang Korea Selatan pada Pra Piala Asia U-19 2014 diStadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Lantaran performa apiknyatersebut, Evan digadang-gadang layak untuk bermain di luarnegeri.

Dia pun sempat merasakan pengalaman mengikuti trial di dua klubasal Spanyol yaitu UE Llagostera dan Espanyol B. Tapi pemain yangkini memperkuat Bhayangkara FC itu tak mampu mendapatkan kontrakpermanen dari dua klub itu.

Di timnas Indonesia U-19 saat ini, muncul lagi nama Egy MaulanaVikri yang gaya mainnya disebut-sebut menyerupai bintang BarcelonaLionel Messi. Nama pemain asal Medan itu pun kembali dikait-kaitkanlayak untuk bermain di luar negeri. Bahkan, setidaknya ada empatklub Eropa yang disebut-sebut menyatakan ketertarikannya terhadappemain asal Diklat Ragunan itu.

Sebagai pelatih, Indra pun tak ingin Egy bernasib sama sepertiEvan, yang hanya diberi harapan dengan memberikan kesempatan trial.Namun ujungnya tetap tak dikontrak oleh klub tersebut.

Maka itu, pendekatan berbeda dilakukan pelatih asal SumateraBarat tersebut terhadap Egy. "Ketika zamannya Evan, kami yangmenjajakan ke sana kemari. Kalau yang sekarang, kami bangunbrand-nya sejak di (Turnamen) Toulon itu. Ketika dia (Egy) dapattrofi di sana, itu kan nikmat banget. Sehingga membuat kepercayaanpublik ke sepakbola Indonesia lewat timnas U-19 berbeda sekarang,"ucap Indra, kepada Goal Indonesia .

"Ada tiga proposal dari klub yang tertarik itu benar. Jadimereka yang nawarin sekarang, bukan lagi kita yang nawarin. Kalausoal klub mana yang akan dipilih, saya enggak tahu. Itu urusannyadia (Egy) dengan agennya. Yang jelas, saya enggak mau dia hanyatrial terlalu lama," tambah pelatih berusia 54 tahun itu.

Menurutnya, saat ini seluruh pemandu bakat yang tertarik denganEgy diminta untuk menyaksikan langsung ketika Indonesia U-19bertanding dalam sebuah event seperti Piala AFF U-18 2017 lalu danPra Piala Asia U-19 2018. Indra membeberkan, ada perwakilan daritiga klub Eropa yang tertarik dengan Egy sudah menyaksikan langsungketika tim Garuda Nusantara berlaga di Piala AFF U-18 lalu.

Indra terus menjaga Egy agar kemampuan pemain asal Medan ituterus meningkat.

"Di Pra Piala Asia ini bakal datang lagi beberapa klub yangingin melihat langsung kemampuan Egy. Kalau mereka masih belumcukup puas, datang lagi pas Piala Asia tahun depan. Itu lebih baikdaripada hanya trial. Yang namanya pemain, akan merasa berbedakalau dia datang untuk tes dengan dia datang dengan membawa koperuntuk tanda tangan kontrak. Perlakuan orang (klub) terhadap diajuga pasti akan berbeda," jelas eks pelatih Bali United itu.

Tapi, Indra juga mengingatkan agar Egy tak cepat puas dengan apayang diraihnya saat ini. Berbagai saran terus diberikannya untukeks pemain Persab Brebes tersebut.

"Dia sudah mulai nyaman sekarang, dalam arti kata karena memangdia sudah merasa dari sisi kualitas dia oke dan disanjung-sanjung.Kalau orang sudah merasa nyaman, saya khawatir dia enggak akanmaju. Makanya saya merasa harus cepat melempar dia (Egy) ke Eropa,supaya dia jangan merasa nyaman dan berpikir bahwa sepakbola itumasih ada yang levelnya lebih tinggi," tegasnya.

"Saya pun ingatin ke Egy, 'kalau orang lain yang bangun brandkamu itu semu, kalau kamu sendiri yang bangun brand itu akanpermanen. Makanya kalau mau hebat harus kamu sendiri berlatih,jangan malas-malasan, jangan kamu merasa nyaman, kalau sudah merasanyaman itu enggak akan sukses, kamu harus keluar dari zona nyamanitu.' Makanya, kalau ada yang lebih bagus, Egy saya cadangin.Karena kalau sudah tak ada rasa bersaing itu akan bahaya,"tuturnya, seraya juga berharap media ikut membantu dalam mengontrolEgy.

Di samping itu, Indra juga memberikan gambaran kepada seluruhpemainnya di Indonesia U-19 saat ini terkait kondisi yang bakaldialami jika memperkuat klub luar negeri. Karena memang, masihmenurut Indra, ada beberapa pemain lainnya yang juga diminati olehklub luar negeri seperti Witan Sulaeman dan Muhammad Iqbal.

"Sehingga mereka nantinya sudah siap dengan segala keadaan, baikcuaca, sosial, maupun budayanya. Seperti Egy juga insya Allah nantidia akan dapat uji coba ke mana-mana yang bisa membuatnya bakallebih percaya diri. Selain itu, kami juga tambahin pelajaran bahasaInggris untuk para pemain karena ini penting," tutupnya.( Habis)

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon