Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Empat Pemain Naturalisasi Mengejar Gelar Juara Liga 1

logo Goal.com Goal.com 08/11/2017

Seluruh pemain naturalisasi di tiga klub yang berpeluang juara, belum ada yang pernah merasakan manisnya juara kompetisi level tertinggi di Indonesia.

Liga 1 2017 sudah memasuki fase akhir. Menyisakan satu pekan,kini hanya tersisa tiga tim yang berpeluang untuk menjadi juarakompetisi kasta tertinggi di Indonesia tersebut.

Tiga tim itu adalah Bhayangkara FC, Bali United, dan MaduraUnited. Yang menarik adalah, dari ketiga tim tersebut seluruhnyamenggunakan jasa pemain naturalisasi.

© 2017 Goal.com

Seperti diketahui, proyek naturalisasi pemain sudah dimulaisejak 2010 lalu oleh PSSI. Hingga terakhir, pemain berdarahMontenegro Ilija Spasojevic resmi mengumumkan telah mendapatkanpaspor Indonesia pada 25 Oktober 2017.

Tapi dari seluruh pemain naturalisasi yang terdapat di tiga klubitu, belum ada yang pernah merasakan manisnya gelar juara kompetisilevel tertinggi di Indonesia.

Berikut para pemain naturalisasi yang berpeluang meraih gelarjuara LIga 1 untuk pertama kalinya:

ILIJA SPASOJEVIC

(BHAYANGKARA FC)

Pemain yang dijuluki Spasogol ini memang sudah cukup lama malangmelintang di pentas sepakbola nasional. Tapi belum pernah merasakanmanisnya juara kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Tercatat,sepanjang kariernya di Indonesia dia hanya bisa membawa PersibBandung menjadi juara turnamen Piala Presiden 2015.

Eks penggawa timnas Serbia-Montenegro U-21 itu mengawalikariernya di Indonesia dengan memperkuat klub Liga PrimerIndonesia, Bali DeVata, pada Januari 2011. Selanjutnya, di tahunyang sama dia pindah untuk memperkuat PSM Makassar.

Kemudian eks penggawa Dinamo Tbilisi ini memperkuat Mitra Kukar,Persisam Putra Samarinda (sekarang Bali United), Pelita BandungRaya (sekarang Madura United), Persib Bandung, hingga akhirnya kinimembela Bhayangkara setelah sempat bermain untuk klub MalaysiaMelaka United.

Saat ini, peluang bagi Spaso untuk pertama kalinya merasakanmanisnya juara Liga 1 bersama The Guardian sangat besar. Mengingat,Bhayangkara pun saat ini memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan65 poin, setelah diputuskan Komdis PSSI menang 3-0 atas Mitra Kukaryang dianggap menurunkan pemain tidak sah.

Masuk pada putaran kedua, striker berusia 30 tahun itu memangmenjadi pilar penting di lini depan skuat yang dilatih SimonMcMenemy tersebut.

GUY JUNIOR NKE ONDOUA

(BHAYANGKARA FC)

Proses naturalisasi pemain asal Kamerun ini memang tak diketahuisecara persis. Hingga akhirnya pada 2016 lalu dia mendapatkankewarganegaraan Republik Indonesia. Secara karier, striker berusia31 tahun itu memang sudah banyak memperkuat klub-klub di Indonesiasejak pertama kali membela PS Palembang pada 2005 silam.

Namun dari banyaknya klub yang diperkuat, eks penggawa PersebayaSurabaya dan PSS Sleman itu belum pernah sekali pun mengecap juarakompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Bersama Bhayangkara,peluang untuk merasakan juara pertama kalinya pun sangat terbukabagi pemain kelahiran Douala, 30 Agustus 1986 itu.

GREG NWOKOLO

(MADURA UNITED)

Sejak memperoleh status Warga Negara Indonesia pada 10 Oktober2011, Greg memang sudah memperkuat beberapa klub besar di TanahAir. Sebut saja Persija Jakarta, Pelita Jaya, Arema FC, PersebayaSurabaya, sampai Persipura Jayapura.

Namun hingga saat ini, pemain berdarah Nigeria itu masih belumbisa mengangkat trofi juara. Peluang untuk itu saat ini terbuka,lantaran Madura United masih memiliki kans untuk juara Liga 1. Saatini, skuat yang dilatih Gomes de Oliveira itu menduduki posisikeempat klasemen dengan 60 poin.

STEFANO LILIPALY

(BALI UNITED)

Memilih hijrah ke Bali United pada putaran kedua Liga 1, memangsempat dipertanyakan oleh para pencinta sepakbola Indonesia.Pasalnya, gelandang berusia 27 tahun itu rela meninggalkan SCCambuur yang berada di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, yangdinilai lebih kompetitif dan profesional dibandingkan kompetisi diIndonesia.

Tapi, keputusannya untuk memperkuat Bali United kini memunculkanpeluang untuk pertama kalinya dia merasakan juara. Sebelumnya, ekspenggawa Almere City ini memang pernah memperkuat Persija Jakartapada 2015 lalu, namun itu tak berlangsung lama lantaran kompetisiberhenti di tengah jalan.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon