Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Equestrian Kavaleri Cup 2017: Jumat Ini Digelar Sembilan Nomor Dressage

logo tribunnews.com tribunnews.com 26/01/2017 Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS, COM. JAKARTA - Jumat hingga Minggu, 27-29 Januari 2017 ini, diselenggarakan Kejuaraan Berkuda Ketangkasan Piala Kavaleri.

Ratusan rider atau atlet berkuda ketangkasan yunior dan senior berkompetisi selama tiga hari di Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) TNI-AD, Parongpong, Lembang, Bandung, Jabar.

Pada hari pertama, Jumat ini, dilangsungkan persaingan di sembilan kelas tunggang serasi atau Dressage. Pada Sabtu dan Minggu, mempertandingkan belasan kelas tunggang serasi atau Jumping.

Diantara sembilan kelas Dressage yang dipentaskan Jumat ini, menarik mencermati persaingan di sejumlah kelas yang melibatkan rider-rider yang sudah berpengalaman, termasuk di level yunior.

Diantaranya, di Kelas Dressage Preliminary Junior. Kelas ini dipertunjukkan mulai pukul 08.00 pagi ini, dengan judge (juri) Snezana Marjanovic dari Singapura.

Dari sebanyak 12 entries atau peserta yang berkompetisi di kelas ini, jangan sampai tertinggal untuk melihat penampilan peraih medali emas equestrian PON XIX/2016 lalu, yakni Daraninggar Prameswari.

Rider andalan dari Anantya Riding Club (ARC) itu akan "ditantang" sejumlah rider remaja lainnya, diantaranya adalah M.Akbar Kurniawan dari Kurnia Stable.

Daraninggar akan menunggang kuda Freya, sedangkan Akbar Kurniawan percaya diri dengan Morenggo yang sudah biasa dinaikinya.

Di Dressage ini Akbar Kurniawan biasanya tampil bersama saudaranya, M.Akbar Maulana.

Pada pukul 10.20 WIB, M.Akbar Kurniawan akan kembali turun ke gelanggang, tetap bersama Morenggo-nya. Kali ini putra dari H.Fatchul Anas ini bermain di kelas Dressage Elementary Junior.

Akbar Kurniawan bersaing dengan tiga rider remaja lainnya, yakni Audirania Amanda (Emporium Surabaya), Rifa Meutia (Balaturangga Denkavkud), dan Fahmi (RKC Bandung).

Di atas kertas, merujuk dari pengalamannya, Akbar Kurniawan bisa memperoleh nilai tertinggi dari juri Snezana Marjanovic.

Kakak beradik M.Akbar Maulana dan M.Akbar Kurniawan bersama orangtua mereka, saat keduanya menuai sukses di Kejuaraan Cinta Indonesia Open, November 2016 lalu di APM Equestrian Center, Tangerang © ist Kakak beradik M.Akbar Maulana dan M.Akbar Kurniawan bersama orangtua mereka, saat keduanya menuai sukses di Kejuaraan Cinta Indonesia Open, November 2016 lalu di APM Equestrian Center, Tangerang

Sebelum kompetisi kelas tersebut, ada tontonan menarik dari persaingan kelas Dressage Preliminary Senior yang dilombakan pukul 09.20 WIB. Dari delapan entries di kelas ini, ada nama Ferry Agustian.

Ferry dikenal sebagai salah satu rider utama dari Universitas Budi Luhur (UBL) Stable. Namun, kali ini dia turun di tunggang serasi, kontras dengan jumping yang ditekuninya selama ini.

Ferry Agustian turun dengan kuda Scotland, dibawah bendera Bosse Riding Club & UBL. Dia akan bersaing dengan salah satu penguasa di kelas ini, yakni Yoel Momongan (D Rider & Billa). Ada juga Mia Arsjad (Batari Arum Merdeka Motor Toyota), dan Serda Jumhur Hatta (Denkavkud Pussenkav).

Di sore hari, kompetisi hari pertama eventing menarik untuk disaksikan. Ditandingkan mulai pukul 15.30 WIB dengan juri Nico Pelealu, eventing diikuti 12 rider, diantaranya ada nama-nama besar seperti Jojo Jonathan (Emporium Horse Club Surabaya), Yayat Subrata (Pegasus), Joko Susilo (Pegasus), Praka Iwan Saputra (Denkavkud Pussenkav), dan Mario Christianto (Santa Monica Stable). tb

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon