Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Erick Thohir Tegaskan Cabor Yang Akan Dihapus Tidak Berpotensi Sumbang Medali

logo tribunnews.com tribunnews.com 27/03/2017 Muhammad Zulfikar

‎TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Ketua Inasgoc, Erick Thohir mengaku belum mengetahui cabang olahraga mana saja yang akan dihapus dalam pelaksanaan Asian Games 2018.

Namun, Erick menegaskan bahwa cabang olahraga yang akan dihapus adalah yang tidak berpeluang menyumbang medali untuk Indonesia.

Erick Thohir (tengah) tinjau pembangunan wisma atlet AG 2018 © ist Erick Thohir (tengah) tinjau pembangunan wisma atlet AG 2018

"Pengurangan cabang olahraga tentu tidak akan mengurangi perolehan medali kita," tegas Erick di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Menurut Erick, ada beberapa cabor yang berpeluang menyumbang medali untuk Indonesia, sebut saja badminton, bulutangkis, panahan, dayung, bridge serta kano.

"Jangan sampai ketika kita negosiasi hapus Cabor justru cabang olahraga andalan kita seperti pencak silat dihapus. Kita akan pertahankan itu," tuturnya.

Masih kata Erick, cabor yang berpeluang akan dihapus adalah rugby. Meskipun olahraga itu populer di dunia, namun tidak dengan Indonesia.

"Selain itu biaya untuk venue (rugby) cukup mahal," tuturnya.‎‎

Diketahui, pemerintah telah memastikan jumlah cabang olah raga yang akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018. Sebanyak 36 cabang olah raga telah dipastikan akan digelar dalam kejuaraan olah raga terbesar di Asia itu.

"Kita putuskan 36 (cabang olah raga), sama dengan (Asian Games) Incheon," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor KOI, Jakarta, Sabtu (25/3/2017).

Menurut pria yang akrab disapa JK itu, bukan tanpa pertimbangan pemerintah memutuskan ‎hanya 36 cabang olah raga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018.

Hal itu menurut JK, sebagai acuan dalam melaksanakan penyelengaraan Asian Games dengan efektif dimana mempertimbangkan biaya dan peluang dalam perolehan medali.

"Tentu kriteria cabang olah raga yang dipilih indonesia berdasarkan hak kita untuk hasilkan medali. Kalau ada cabang olah raga besar ongkosnya tapi tidak berpeluang kita dapat medali, kita kurangi," ujarnya.‎

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon