Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Fajar/Rian Kalah dari Pasangan Tuan Rumah

logo tribunnews.com tribunnews.com 21/09/2017 Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto terpaksa harus terhenti pada babak kedua Japan Open Superseries 2017 yang berlangsung pagi tadi, Kamis (21/9).

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian (kanan)/Muhammad Rian Ardianto (kiri) saat bertanding melawan pebulutangkis Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (17/6/2017) salam pertandingan tersebut Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen. Super Ball/Feri Setiawan © Super Ball/Feri Setiawan Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian (kanan)/Muhammad Rian Ardianto (kiri) saat bertanding melawan pebulutangkis Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam Turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (17/6/2017) salam pertandingan tersebut Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen. Super Ball/Feri Setiawan

Menghadapi wakil tuan rumah, Takuto Inoue/Yuki Kanek, Fajar/Rian kalah 19-21 dan 19-21 dalam 43 menit.

“Di game kedua kami nggak bisa memanfaatkan kesempatan. Sudah sempat leading tiga poin tapi malah kebalik lagi. Hal ini sering sekali terjadi di kami. Setelah unggul tapi keseri sama lawan. Kami coba ngotot terus, tapi kurang tenang,” kata Fajar seperti dilansir situs PBSI.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga kalinya bagi Fajar/Rian dari Inoue/Kaneko. Sebelumnya dua kali berhadapan, Fajar/Rian selalu kalah dari pasangan Jepang tersebut. Terakhir mereka berhadapan di Malaysia Masters 2017, Fajar/Rian kalah 21-10, 11-21 dan 17-21.

“Mereka sebenarnya polanya gitu-gitu aja. Cuma mereka lebih nggak gampang mati dan tenang di lapangan dibanding kami,” ungkap Rian.

“Kami selalu mendapat evaluasi pelatih setelah bertanding, tapi masih ada yang kurang saja saat di lapangan. Mungkin kedepannya masalah ketenangan harus lebih di perhatikan. Kami masih terlalu ingin cepat buru-buru dan kurang tenang di lapangan,” imbuh Fajar.

Kehilangan Fajar/Rian di babak dua, ganda putra kini tinggal menggantungkan harapan pada pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon